Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perluas Basis Massa Warga NU di Jatim, PAN Usung 4 Putra Kiai pada Pileg 2024

Kompas.com - 24/02/2023, 08:30 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan, mereka ingin memperluas basis massa dengan menjangkau Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur.

Wakil Ketua Umum Yandri Susanto mengatakan, partainya kini mengusung sejumlah putra kiai dari Jatim untuk maju dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2024.

Hal itu dia sampaikan usai menghadiri Rakorwil Kunjungan Kerja Presiden RI di Gedung Dharma Wanita Jawa Tengah, Kamis (23/2/2023).

Baca juga: Capres-Cawapres yang Bakal Diumumkan PAN Akan Hadir Saat Konsolidasi Nasional di Semarang

“Kita kalau NU fokus Jatim, karena ada beberapa pesantren besar atau kiai khos di situ menitipkan putra putri terbaik nyaleg di PAN,” ujar Yandri saat ditanya awak media mengenai pergerakan PAN ke basis massa NU.

Empat putra kiai pimpinan pesantren yang akrab disapa “Gus” itu di antaranya Gus Abdul Qodir, Gus Syaiful Nuri, Gus Afif Zamroni, dan Gus Sakti.

“Kalau Jateng kita mungkin keliatannya belum terlalu bergerak ke arah sana, tapi kalau Jatim pasti. Karena banyak kader NU yang potensial nyaleg di PAN,” tegasnya.

Pihaknya mengaku PAN terbuka untuk semua kalangan. Terbukti, di samping keempat Gus, sejumlah purnawirawan jenderal juga bergabung bersamanya.

“Itu sebuah kegembiraan termasuk 30 jenderal bergabung dengan PAN. Artis banyak, Ormas termasuk Muhammadiyah ya banyak, NU ya banyak. Semua Ormas Islam sekarang banyak menitipkan kadernya nyaleg di PAN,” katanya.

Lebih lanjut, dari 44 kursi DPR RI, pada pemilu 2024 mendatang pihaknya menargetkan 65 kursi. Termasuk di dalamnya terwujud dari kadernya di Jateng.

“Target kami 65 kursi untuk pemilu kali ini, yang sekarang 44 kursi, Insya Allah tercapai,” ucapnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo akan membuka konsolidasi nasional PAN yang rencananya digelar di Hotel Padma Semarang, Minggu (26/2/2023).

"Kami hari ini berkoordinasi dengan semua pihak yang ikut menyukseskan acara yang insyaalloh akan dibuka oleh Presiden Jokowi dan dihadiri Pak Ganjar Pranowo, Erick Thohir, ada juga Wali Kota Solo Mas Gibran (Rakabuming Raka), dan tuan rumah wali kota Semarang (Hevearita Gunaryanti Rahayu). Dan agendanya jelas konsolidasi nasional," ujar Yandri.

Rakornas dan sekaligus bimtek itu nantinya akan diikuti 2.000 kader PAN dari seluruh Indonesia. Termasuk dari anggota DPR RI, DPRD kota dan provinsi, para kepala daerah, beserta caleg potensial.

Baca juga: Zulhas Klaim 47 Purnawirawan TNI-Polri Jadi Bacaleg PAN

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Maju Pilkada Maluku, Eks Pangdam Pattimura Daftar Cagub ke 5 Parpol

Maju Pilkada Maluku, Eks Pangdam Pattimura Daftar Cagub ke 5 Parpol

Regional
Ratusan Ribu Suara Pemilu 2024 di Bangka Belitung Tidak Sah, NasDem Gugat ke MK

Ratusan Ribu Suara Pemilu 2024 di Bangka Belitung Tidak Sah, NasDem Gugat ke MK

Regional
Maksimalkan Potensi, Pj Walkot Tangerang Minta Fasilitas Kawasan Kuliner Parlan Dilengkapi

Maksimalkan Potensi, Pj Walkot Tangerang Minta Fasilitas Kawasan Kuliner Parlan Dilengkapi

Kilas Daerah
Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Jasad Korban Banjir Bandang Luwu

Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Jasad Korban Banjir Bandang Luwu

Regional
Seorang Petani di Sikka NTT Dikeroyok hingga Babak Belur, 3 Pelaku Ditangkap

Seorang Petani di Sikka NTT Dikeroyok hingga Babak Belur, 3 Pelaku Ditangkap

Regional
KKB Ancam dan Rampas Barang Jemaat Gereja di Pegunungan Bintang

KKB Ancam dan Rampas Barang Jemaat Gereja di Pegunungan Bintang

Regional
Geng Motor Tawuran Tewaskan Pelajar SMA di Lampung, 2 Orang Jadi Tersangka

Geng Motor Tawuran Tewaskan Pelajar SMA di Lampung, 2 Orang Jadi Tersangka

Regional
Ayah Perkosa Putri Kandung di Mataram Saat Istri Kerja sebagai TKW

Ayah Perkosa Putri Kandung di Mataram Saat Istri Kerja sebagai TKW

Regional
Tanah Orangtua Dijual Tanpa Sepengetahuannya, Adik Bacok Kakak di Kampar

Tanah Orangtua Dijual Tanpa Sepengetahuannya, Adik Bacok Kakak di Kampar

Regional
Warga Cianjur Kaget Wanita yang Dinikahinya Ternyata Seorang Pria

Warga Cianjur Kaget Wanita yang Dinikahinya Ternyata Seorang Pria

Regional
Saiful Tewas Usai Ditangkap Polisi, Istri: Suami Saya Buruh Tani, Tak Terlibat Narkoba

Saiful Tewas Usai Ditangkap Polisi, Istri: Suami Saya Buruh Tani, Tak Terlibat Narkoba

Regional
KLB Diare di Pesisir Selatan Sumbar, Ada 150 Kasus dan 4 Orang Meninggal

KLB Diare di Pesisir Selatan Sumbar, Ada 150 Kasus dan 4 Orang Meninggal

Regional
Guru Honorer di Maluku Dipecat Setelah 11 Tahun Mengabdi, Pihak Sekolah Berikan Penjelasan

Guru Honorer di Maluku Dipecat Setelah 11 Tahun Mengabdi, Pihak Sekolah Berikan Penjelasan

Regional
Pikap Pelat Merah Angkut Ribuan Liter Miras di Gorontalo

Pikap Pelat Merah Angkut Ribuan Liter Miras di Gorontalo

Regional
Pengantin Wanita Tak Datang di Pernikahan, Pria di Lamongan Rugi Rp 24 Juta, Kenal di Medsos

Pengantin Wanita Tak Datang di Pernikahan, Pria di Lamongan Rugi Rp 24 Juta, Kenal di Medsos

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com