Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Teriakan "Ganjar Presiden" Menggema di HUT Ke-50 PDI-P

Kompas.com - 10/01/2023, 14:38 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

 

SEMARANG, KOMPAS.com - Teriakan Ganjar Presiden menggema saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tiba di Kompleks JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023).

Momen itu terdengar saat ribuan kader PDI Perjuangan berkumpul untuk merayakan HUT ke-50 PDI-P.

Mereka berebut menyalami kader senior PDI-P itu dan mengajaknya berswafoto bersama.

"Ganjar, Ganjar, Ganjar, Ganjar Presiden. Hidup Pak Ganjar," teriak para kader PDI-P, dalam keterangan yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Soal Adanya Kejutan dari Megawati di HUT PDI-P, Ganjar Jawab Tidak Tahu, Gibran Sebut Tak Punya Bocoran

Terlihat, jalanan yang dipadati massa membuat Ganjar kesulitan berjalan dari parkiran ke tempat acara.

Butuh hampir 20 menit untuk Ganjar tiba di lokasi acara karena langkahnya terhalang oleh kerumunan massa.

Ribuan kader PDI-P nampak begitu antusias dengan kedatangan Ganjar.

Mereka saling berebut mendekat, bahkan saat Ganjar ke toilet pun diikuti.

"Ini pemimpin masa depan kita. Pemimpin yang tegas dan merakyat," teriak kader.

Ada juga momen saat para kader bernyanyi bersama. Lagu Encik Celeng Degleng yang diubah syairnya menggema begitu lama.

Baca juga: Ditanya Soal Kejutan HUT PDIP, Ganjar: Itu Urusannya DPP, Bu Mega, dan Pak Sekjen

"Njar ji, Njar beh, Ganjar siji Ganjar kabeh," teriak para kader dengan kompaknya.

Sebagai informasi, PDI-P menggelar acara peringatan HUT ke-50 hari ini.

Ribuan kader merapat di Kompleks JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat untuk memperingati hari lahir partai Banteng Moncong Putih itu.

Acara itu, sekaligus menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gempa M 6,1 Guncang Bula

Gempa M 6,1 Guncang Bula

Regional
Suami di Karimun Bunuh Istri Pakai Batang Sikat Gigi

Suami di Karimun Bunuh Istri Pakai Batang Sikat Gigi

Regional
Maju Pilkada Maluku, Eks Pangdam Pattimura Daftar Cagub ke 5 Parpol

Maju Pilkada Maluku, Eks Pangdam Pattimura Daftar Cagub ke 5 Parpol

Regional
Ratusan Ribu Suara Pemilu 2024 di Bangka Belitung Tidak Sah, NasDem Gugat ke MK

Ratusan Ribu Suara Pemilu 2024 di Bangka Belitung Tidak Sah, NasDem Gugat ke MK

Regional
Maksimalkan Potensi, Pj Walkot Tangerang Minta Fasilitas Kawasan Kuliner Parlan Dilengkapi

Maksimalkan Potensi, Pj Walkot Tangerang Minta Fasilitas Kawasan Kuliner Parlan Dilengkapi

Kilas Daerah
Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Jasad Korban Banjir Bandang Luwu

Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Jasad Korban Banjir Bandang Luwu

Regional
Seorang Petani di Sikka NTT Dikeroyok hingga Babak Belur, 3 Pelaku Ditangkap

Seorang Petani di Sikka NTT Dikeroyok hingga Babak Belur, 3 Pelaku Ditangkap

Regional
KKB Ancam dan Rampas Barang Jemaat Gereja di Pegunungan Bintang

KKB Ancam dan Rampas Barang Jemaat Gereja di Pegunungan Bintang

Regional
Geng Motor Tawuran Tewaskan Pelajar SMA di Lampung, 2 Orang Jadi Tersangka

Geng Motor Tawuran Tewaskan Pelajar SMA di Lampung, 2 Orang Jadi Tersangka

Regional
Ayah Perkosa Putri Kandung di Mataram Saat Istri Kerja sebagai TKW

Ayah Perkosa Putri Kandung di Mataram Saat Istri Kerja sebagai TKW

Regional
Tanah Orangtua Dijual Tanpa Sepengetahuannya, Adik Bacok Kakak di Kampar

Tanah Orangtua Dijual Tanpa Sepengetahuannya, Adik Bacok Kakak di Kampar

Regional
Warga Cianjur Kaget Wanita yang Dinikahinya Ternyata Seorang Pria

Warga Cianjur Kaget Wanita yang Dinikahinya Ternyata Seorang Pria

Regional
Saiful Tewas Usai Ditangkap Polisi, Istri: Suami Saya Buruh Tani, Tak Terlibat Narkoba

Saiful Tewas Usai Ditangkap Polisi, Istri: Suami Saya Buruh Tani, Tak Terlibat Narkoba

Regional
KLB Diare di Pesisir Selatan Sumbar, Ada 150 Kasus dan 4 Orang Meninggal

KLB Diare di Pesisir Selatan Sumbar, Ada 150 Kasus dan 4 Orang Meninggal

Regional
Guru Honorer di Maluku Dipecat Setelah 11 Tahun Mengabdi, Pihak Sekolah Berikan Penjelasan

Guru Honorer di Maluku Dipecat Setelah 11 Tahun Mengabdi, Pihak Sekolah Berikan Penjelasan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com