Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi Bakal Berkunjung November, Pengerjaan Kawasan Pangan Nusantara di Sulteng Mulai Dikebut

Kompas.com - 29/09/2022, 06:50 WIB
Erna Dwi Lidiawati,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

DONGGALA, KOMPAS.com - Pengerjaan Kawasan Pangan Nusantara (KPN) di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Donggala, Sulawesi Tengah, dikebut pengerjaannya setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan berkunjung November mendatang.

Sekretaris Tim Transisi Pembangunan KPN Ridha Saleh mengatakan, dirinya mengeklaim kedatangan orang nomor satu Indonesia itu dipastikan, Hanya dia mengaku belum tahu tanggal pastinya.

Baca juga: Dukung Penetapan Hari Kebaya Nasional, Iriana Jokowi dan Istri Menteri Kabinet Indonesia Maju Bakal Berparade di Solo

Ridha hanya menyatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

"Dalam hal ini gubernur sudah menyampaikan langsung kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan," kata Ridha Saleh, dihubungi KOMPAS.com Rabu (28/9/2022).

Ridha melanjutkan, kedatangan Jokowi sudah disampaikan oleh staf khusus presiden maupun sekretaris negara. Rencananya presiden berkunjung setelah agenda KTT G20.

"Karena memang program seperti ini adalah program prioritas dari Pak Jokowi," ujarnya.

Rencananya di lokasi Kawasan Pangan Nusantara itu akan ditanami jagung dengan luas 50 hektare, tanaman Holtikultura 10 hektare, dan Sorgum 40 hektare.

Sorgum merupakan tanaman yang berasal dari Afrika Timur. Tanaman biji-bijian ini bisa tumbuh dengan mudah di daerah tropis.

"Sorgum bisa tumbuh di kawasan. berdasarkan penelitian kawan-kawan marves dan teman-teman pertanian, bisa di mungkinkan, karena jenis tanahnya seperti jagung," ujar mantan pimpinan Komnas HAM ini.

Saat ini jalan menuju ke kawasan pangan tengah dikebut pengerjaannya. Jalan yang akan dilalui presiden sepanjang 11 kilometer sudah terbuka.

Termasuk lahan 100 hektare yang dipersiapkan untuk penanaman perdana oleh Presiden Joko Widodo juga sementara dikerjakan.

Baca juga: Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com