Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pantai Pink Lombok: Daya Tarik, Lokasi, Biaya, dan Rute

Kompas.com - 09/06/2022, 16:32 WIB
Dini Daniswari

Editor

KOMPAS.com - Jika Anda ingin menikmati pantai dengan pemandangan yang berbeda, Pantai Pink Lombok dapat menjadi salah satu pilihannya.

Pantai Pink Lombok terletak di Dusun Temeak, Desa Serewe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pantai Pink Lombok atau Pink Beach Lombok juga disebut Pantai Tangsi

Keunikan pantai ini adalah pasir pantai berwarna pink. Pantai Pink Lombok juga tidak memiliki ombak besar sehingga tempat yang cocok untuk mencari ketenangan.

Pantai Pink Lombok merupakan destinasi utama ketika wisatawan berkunjung ke Lombok.

Daya Tarik Pantai Pink Lombok

Pantai Pink Lombok merupakan salah satu dari pantai di Indonesia yang memiliki pasir pantai berwarna pink.

Warna pink pada pasir pantai terbentuk dari butir-butir putih yang bercampur dengan serpihan halus karang merah yang telah mati.

Bias sinar matahari dan terpaan air laut menambah kejelasan warna merah muda (pink) di pantai tersebut.

Baca juga: Liburan di Lombok? Cobalah Berlayar Sehari ke Pantai Pink

Pantai Pink Lombok memiliki ombak yang tidak besar, sehingga pantai ini cukup nyaman untuk mencari ketenangan.

Terlebih dengan awan yang bergulung di angkasa saat cuaca cerah.

Hamparan bukit di sekitar pantai makin menambah kesempurnaan pemandangan di sekitar pantai.

Ada bukit dan padang rumput yang luas di sebelah kiri pantai, jika wisatawan menaiki bukit tersebut maka akan terhampar pemandangan yang luas Pantai Pink Lombok.

Sementara di sebelah kanan terdapat gazebo yang dapat digunakan untuk bersantai.

Pantai Pink Lombok terletak di daerah yang cukup sulit dijangkau. Hal ini justru membuat, pantai dapat terjaga keindahannya.

Di kawasan ini, masih sepi penjual makanan, minuman, dan belum ada penginapan. Wisatawan yang akan berlibur di pantai ini disarankan untuk membawa makanan sendiri. Usai berlibur ke pantai, mereka juga dapat langsung kembali ke kota tanpa menginap.

Sejarah Pantai Pink Lombok

Dulunya, Pantai Pink Lombok bernama Pantai Tangsi. Tidak banyak, wisatawan yang mengetahui lokasi yang cukup terpencil ini.

Akses menuju Pantai Pink Lombok harus menelusuri hutan tropis dan jalan yang rusak.

Awalnya, Pantai Pink Lombok hanya dikunjungi anak-anak muda di Lombok pada tahun 2012-2013.

Baca juga: Pantai Pink di Komodo Jadi Primadona Wisman

Lambat laun, informasi pasir pantai yang berwarna pink ini sampai pada traveler dan anak-anak muda di Mataram.

Mereka pun mengunjungi pantai sembari mengabadikan keindahan pantai. Hingga, keindahan pantai yang berwarna pink menyebar melalui media sosial sampai viral.

Akhirnya pelaku pariwisata di Lombok mengembangkan potensi wisata ini dengan mempromosikan nama baru, yakni Pink Beach Lombok.

Mereka juga membuat altenatif menuju Pink Beach Lombok melalui jalur laut menggunakan boat dengan memanfaatkan dermaga yang telah ada di Tanjung Luar, Lombok Timur.

Sampai saat ini, Pantai Tangsi dikenal dengan nama Pink Beach Lombok atau Pantai Pink Lombok.

Aktivitas Pantai Pink Lombok

Ada beberapa aktivitas yang dapat dilakukan wisatawan di Pantai Pink Lombok, yaitu:

1. Snorkeling

Pantai Pink Lombok memiliki air yang jernih, sehingga wisatawan dapat melihat karang-karang dan ikan-ikan yang berwarna-warni.

Snorkeling menjadi aktivitas favorit wisatawan di pantai ini. Untuk aktivitas ini, wisatawan diminta untuk membawa sendiri alat snorkeling karena di sana tidak ada tempat penyewaan snorkeling.

2. Bermain pasir

Kegiatan bermain pasir sangat menyenangakan di kawasan ini, terlebih karena pantai memiliki pasir putih yang bercampur dengan karang halus yang sudah mati.

Baca juga: Menikmati Keindahan Pantai Pink di Lombok

3. Berenang

Salah satu aktivitas yang disukai wisatawan di Pantai Pink Lombok adalah berenang, terlebih air pantai yang jernih dengan ombak yang tidak besar.

Renang di pantai yang luas dengan terpaan angin dan sinar matahari memiliki sensasi tersendiri ketimbang renang di kolam renang.

4. Hooping Island

Bagi wisatawan yang enggan snorkeling, berenang, atau aktivitas air, Hoping Island menjadi pilihan untuk menikmati liburan.

Bakar ikan di Pantai Pink, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.SENDY ADITYA SAPUTRA Bakar ikan di Pantai Pink, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Anda cukup duduk di boat dan mengunjungi beberapa spot indah di sekitar Pantai Pink Lombok.

5. Hunting Foto

Pantai Pink Lombok memiliki pemandangan pantai yang indah.

Wisatawan dapat berburu foto di tempat ini, termasuk foto dengan pasangan terkasih.

6. Bakar Ikan

Pantai Pink Lombok memiliki banyak tempat budidaya laut di sekitar pantai. Beberapa kekayaan laut yang terdapat di wilayah ini adalah lobster, ikan kerapu, dan lain sebagainya.

Para boatmen akan menyediakan tempat pembakaran ikan yang membuat liburan Anda tambah menyenangkan.

Rute Menuju Pantai Pink Lombok

Ada beberapa akses menuju Pantai Pink Lombok, yaitu melalui jalur darat dan jalur laut.

Baca juga: Pantai Nampu Wonogiri: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Jalur Darat

Perkiraan perjalanan dari Kota Mataram menuju Pantai Pink Lombok menggunakan jalur darat akan membutuhkan waktu sekitar 2 jam dengan jarak tempuh sekitar 85 kilometer.

Wisatawan dapat menyewa sepeda motor atau mobil untuk sampai tujuan. Harga sewa sepeda motor berkisar Rp 75 ribu sampai Rp 85 ribu per hari. Sedangkan, harga sewa mobil sekitar Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta.

Rute perjalan dari Kota Mataram menuju Pantai Pink yang tidak terlalu rumit, wisatawan cukup mengarahkan kendaraan ke arah timur menuju Praya.

Ada tiga jalan alternatif yang dapat digunakan, yaitu Jalan Raya Sengkerang, Jalan Raya Mataram-Labuhan Lombok (Jalan Raya Mataram-Sikur), dan Jalan Raya Bypass Bandara Internasional Lombok.

Sampai di Praya, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan menyusuri Jalan Raya Keruak menuju Pantai Pink Lombok.

Jalan yang dilalui tidak terlalu mulus namun cukup bagus.

Dari Jalan Raya Keruak, perjalanan selanjutnya menyusuri Jalan TGH Moh Mutawalli. Sekitar 4-5 kilometer sebelum mencapai tujuan, wisatawan akan menemui jalan yang tidak beraspal dan berlubang.

Sampai pintu gerbang pantai, wisatawan diminta membayar karcis seharga Rp 5.000.

Jalur Laut

Perjalanan menuju Pulau Pink Lombok melalui akses jalur laut dapat melalui Pelabuhan Tanjung Luar.

Baca juga: Pantai Klayar di Pacitan, Keindahan, Harga Tiket, dan Rute

Waktu tempuh perjalanan dari Kota Mataram menuju Pelabuhan Tanjung Luar sekitar 1,5 jam dengan jarak tempuh sekitar 66 Km. Perjalanan ini dapat dilalui dengan kendaraan roda dua atau mobil.

Ada beberapa kapal yang dapat menjadi pilihan, yaitu private boat dan public boat.

Private boat dapat disewa untuk pulang pergi (PP) dengan harga sewa sekitar Rp 900.000 untuk satu boat PP.

Sedangkan, public boat hanya melayani perjalanan sekali jalan dengan harga tiket sekitar Rp 30.000 sampai Rp 40.000 per orang.

Anda dapat memilih transportasi sesuai kebutuhan. Jangan lupa untuk menawar sebelum melakukan pembayaran, siapa tahu Anda akan memperoleh potongan harga.

Sumber:

https://www.tribunnewswiki.com

https://ticmpu.id

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

3 Tahun Bersembunyi Usai Membakar Rumah dan Sepeda Motor, 7 Pria di NTT Serahkan Diri ke Polisi

3 Tahun Bersembunyi Usai Membakar Rumah dan Sepeda Motor, 7 Pria di NTT Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Jaksa Beberkan Dugaan Korupsi Kades Wailebe NTT yang Ditetapkan Jadi Tersangka

Jaksa Beberkan Dugaan Korupsi Kades Wailebe NTT yang Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Perkembangan Situasi di Intan Jaya, TNI-Polri Berhasil Evakuasi Jenazah Warga yang Ditembak KKB

Perkembangan Situasi di Intan Jaya, TNI-Polri Berhasil Evakuasi Jenazah Warga yang Ditembak KKB

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 4 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 4 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Hujan Ringan

Regional
Antisipasi Meroketnya Harga Pangan, Alokasi Pupuk Ditambah 9,55 Juta Ton

Antisipasi Meroketnya Harga Pangan, Alokasi Pupuk Ditambah 9,55 Juta Ton

Regional
KPU Sikka Tetapkan 35 Caleg Terpilih Periode 2024-2029, Ini Daftarnya

KPU Sikka Tetapkan 35 Caleg Terpilih Periode 2024-2029, Ini Daftarnya

Regional
Perempuan di Bawah Umur Diperkosa 7 Pria di Pantai, Sempat Dicekoki Miras

Perempuan di Bawah Umur Diperkosa 7 Pria di Pantai, Sempat Dicekoki Miras

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 4 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 4 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 4 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 4 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 4 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 4 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Cerita Erik 20 Tahun Jadi Relawan Tagana demi Kemanusiaan

Cerita Erik 20 Tahun Jadi Relawan Tagana demi Kemanusiaan

Regional
50 Caleg Terpilih di Kabupaten Semarang Ditetapkan, Ini Rinciannya

50 Caleg Terpilih di Kabupaten Semarang Ditetapkan, Ini Rinciannya

Regional
Wakil Bupati Sumbawa Daftar Penjaringan Cabub di Partai Nasdem

Wakil Bupati Sumbawa Daftar Penjaringan Cabub di Partai Nasdem

Regional
Respons NasDem soal Kantornya di Labuhanbatu Disita KPK

Respons NasDem soal Kantornya di Labuhanbatu Disita KPK

Regional
Kasus Suami di Ciamis Bunuh dan Mutilasi Istri, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Pos Ronda

Kasus Suami di Ciamis Bunuh dan Mutilasi Istri, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Pos Ronda

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com