Cerita Bocah SD Menangis Ingin Bertemu Jokowi Saat Kunjungan ke Purworejo namun Tak Bisa

Kompas.com - 30/03/2022, 18:36 WIB

PURWOREJO, KOMPAS.com - Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Purworejo, Jawa Tengah, memberikan cerita tersendiri bagi Aqila, bocah SD yang berusia 9 tahun.

Sebabnya, harapannya bisa bertemu dengan presiden ketujuh Indonesia itu tidak kesampaian, membuatnya menangis tersedu-sedu.

Presiden Joko Widodo mengawali kunjungan kerjanya di Purworejo dengan blusukan ke Pasar Baledono pada Rabu (30/3/2022) siang. Di pasar, Jokowi sempat membeli berbagai macam bahan pokok dari ikan asin hingga cabai.

Baca juga: Berebut Minyak Goreng Bantuan Jokowi di Purworejo, Sejumlah Warga Terjatuh

Sebelum kedatangan Jokowi, beberapa mobil istana kepresidenan memberikan bantuan berupa sembako yang terdiri minyak goreng, beras, gula, dan biskuit kepada masyarakat.

Kedatangan orang nomor satu Indonesia sejak 2014 itu disambut meriah oleh warga Purworejo yang telah menunggu sejak pagi.

Bahkan Aqila yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini bersama ayahnya rela menunggu sejak pagi untuk bertemu dengan presiden.

Saat Jokowi selesai melakukan kunjungan di Pasar Baledono, Aqila yang masih mengenakan seragam batik SD berlari mengejar presiden yang sudah masuk di dalam mobil dan hendak meninggalkan lokasi.

Dengan sigap ayahnya langsung menggendong Aqila dan berusaha mengejar rombongan yang sudah mulai berjalan.

Aqila pun menangis meraung-raung ketika harapannya bertemu dengan Jokowi sempat dihalang-halangi oleh Paspampres dan pihak keamanan.

"Pengen salaman sama Pak Jokowi tapi gak bisa. Padahal sudah nunggu sejak kemarin, pokoknya mengejar tapi tetep gak dapat," kata ayah Aqila dengan nada kecewa melihat harapan anaknya bertemu Presiden Joko Widodo kandas.

Aqila yang merupakan siswi di SD Baledono 2 ini tak henti-hentinya menangis saat melihat rombongan mobil presiden menjauh darinya.

"Pengen ketemu tapi Ndak bisa," kata Aqila dengan matanya masih meneteskan air mata.

Baca juga: Jokowi ke Pasar di Purworejo, Beli Ikan Asin 1 Kg Rp 300.000 dan Cabai Rp 200.000

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Warisan Berdarah' di Lampung, Ayah dan Anak Bunuh 5 Anggota Keluarganya, 4 Jasad Dibuang ke Septic Tank

"Warisan Berdarah" di Lampung, Ayah dan Anak Bunuh 5 Anggota Keluarganya, 4 Jasad Dibuang ke Septic Tank

Regional
Pelaku Pelecehan Seksual di Bus Trans Banyumas Terekam CCTV, Dipaksa Turun, Begini Kronologinya

Pelaku Pelecehan Seksual di Bus Trans Banyumas Terekam CCTV, Dipaksa Turun, Begini Kronologinya

Regional
Tersinggung Sering Ditanya Kapan Menikah, Pria di Tana Toraja Aniaya Sahabatnya dengan Parang

Tersinggung Sering Ditanya Kapan Menikah, Pria di Tana Toraja Aniaya Sahabatnya dengan Parang

Regional
Kondisi Jasad Satu Keluarga di 'Septic Tank' Tinggal Tulang Belulang dan Tengkorak, Ditemukan Kapak dan Pipa Besi

Kondisi Jasad Satu Keluarga di "Septic Tank" Tinggal Tulang Belulang dan Tengkorak, Ditemukan Kapak dan Pipa Besi

Regional
2 dari 4 Kematian Setelah Melahirkan Warga Gorontalo Utara Terjadi di Luar Daerah

2 dari 4 Kematian Setelah Melahirkan Warga Gorontalo Utara Terjadi di Luar Daerah

Regional
Hujan Deras Seharian, Jalan di Tanggamus Lampung Tertimbun Longsor

Hujan Deras Seharian, Jalan di Tanggamus Lampung Tertimbun Longsor

Regional
Pedagang Pasar Keluhkan Pasar Bocor, Kumuh, hingga Lampu Mati, Bupati Purworejo Tegur Pengelola

Pedagang Pasar Keluhkan Pasar Bocor, Kumuh, hingga Lampu Mati, Bupati Purworejo Tegur Pengelola

Regional
Dalam 2 Hari, 12 Orang di Dompu Jadi Korban Gigitan Anjing Liar

Dalam 2 Hari, 12 Orang di Dompu Jadi Korban Gigitan Anjing Liar

Regional
Kronologi Ayah dan Anak Bunuh 5 Anggota Keluarga gara-gara Warisan, 4 Korban Dibuang di 'Septic Tank' lalu Dicor Semen

Kronologi Ayah dan Anak Bunuh 5 Anggota Keluarga gara-gara Warisan, 4 Korban Dibuang di "Septic Tank" lalu Dicor Semen

Regional
Mayat Perempuan dan Seorang Pria Terluka Ditemukan di Kamar Hotel di Timika, Diduga Pasangan Suami Istri

Mayat Perempuan dan Seorang Pria Terluka Ditemukan di Kamar Hotel di Timika, Diduga Pasangan Suami Istri

Regional
Kompleks Kafe dan Karaoke di Blora Ditutup, Ini Tanggapan Para LC

Kompleks Kafe dan Karaoke di Blora Ditutup, Ini Tanggapan Para LC

Regional
Usai Bunuh Putrinya, Ayah Lansia di Kampar Telepon Anak Laki-lakinya dan Mengatakan Korban Telah Tewas

Usai Bunuh Putrinya, Ayah Lansia di Kampar Telepon Anak Laki-lakinya dan Mengatakan Korban Telah Tewas

Regional
Gara-gara Warisan, Lima Nyawa Melayang di Way Kanan

Gara-gara Warisan, Lima Nyawa Melayang di Way Kanan

Regional
Gelap Mata gara-gara Warisan, Pria di Way Kanan Bunuh 5 Anggota Keluarganya, 4 Korban Dibuang ke 'Septic Tank'

Gelap Mata gara-gara Warisan, Pria di Way Kanan Bunuh 5 Anggota Keluarganya, 4 Korban Dibuang ke "Septic Tank"

Regional
[POPULER REGIONAL] 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan | Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung

[POPULER REGIONAL] 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan | Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.