Sembunyi Sepekan Takut Diamankan Lagi, Suroto Baru Keluar Rumah Setelah Dapat Undangan Jokowi

Kompas.com - 17/09/2021, 06:35 WIB
Suroto di rumahnya di Desa Suruhwadang, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Kamis malam (16/9/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANISuroto di rumahnya di Desa Suruhwadang, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Kamis malam (16/9/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Beberapa detik setelah berhasil membentangkan poster ke arah Jokowi saat berkunjung ke Blitar Selasa (7/9/2021) lalu, Suroto diamankan ke Kantor Polres Blitar Kota.

Peternak ayam petelur dari Desa Suruhwadang, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, itu harus menjalani pemeriksaan polisi selama lebih dari 3 jam.

"Seingat saya, saya dibawa masuk ke Polres Blitar Kota mulai pukul 15.30 WIB dan dilepaskan sekitar pukul 19.30 WIB," ujar Suroto, saat ditemui di rumahnya, Kamis (16/9/2021) malam.

Pria berusia 49 tahun itu dibawa ke kantor polisi lantaran membentangkan poster berbunyi "Pak Jokowi Tolong Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar".

Baca juga: Kaki Suroto Gemetar Saat Hendak Bentangkan Poster ke Arah Jokowi

Suroto melanjutkan, penyidik kepolisian mengajukan cukup banyak pertanyaan mulai dari tempat menuliskan poster hingga tujuan membentangkan poster ke arah Jokowi.

"Kalau interogasinya saja mungkin sekitar dua jam, termasuk proses saya menandatangani tiga salinan berkas BAP (berita acara pemeriksaan)," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menjalani pemeriksaan yang dia sebut sebagai interogasi itu membuatnya merasa tertekan. Saat itu, dia berpikir dirinya akan segera menjalani proses hukum akibat aksinya.

Ketika malam itu dia dilepaskan, Suroto justru merasakan ketakutan dan belum terbebas dari syok.

"Saya betul-betul ketakutan malam itu ketika harus pulang seorang diri," kenang Suroto.

Setelah tiba di rumah, hari-hari berikutnya masih harus dia jalani dengan perasaan takut dan was-was.

"Saya takut dijemput polisi. Makanya saya sembunyi saja di rumah, tidak ke mana-mana," ujar dia.

Sempat beberapa kali dia meninggalkan rumah, tapi tujuannya untuk bersembunyi.

Hal itu dia lakukan saat mendengar bahwa polisi menghubungi sejumlah rekannya sesama peternak ayam petelur dan menanyakan keberadaannya.

Dia kembali bersembunyi ke rumah temannya ketika mendengar kabar bahwa polisi juga menghubungi adik-adiknya dan juga menanyakan keberadaan dirinya.

 

Diundang ke Istana Kepresidenan

Ketakutannya berkurang ketika pada Selasa pagi (14/9/2022) nomor WhatsApp miliknya dimasukkan ke sebuah grup yang dibuat Protokol Protokol Sekretariat Presiden untuk mengoordinasikan agenda pertemuan Jokowi dengan para peternak termasuk dirinya.

Semula dia tidak percaya, dan menganggap bahwa grup WhatsApp itu merupakan modus penipuan atau tindakan meledek dirinya.

Baca juga: Bertemu Jokowi, Suroto Mengatakan Peternak Ingin Harga Jagung yang Wajar, Presiden Mengiyakan

Suroto baru yakin dirinya diundang oleh Jokowi setelah menerima telepon dari asisten Bupati Blitar yang memintanya segera melakukan tes Covid-19 di RSUD Ngudi Waluyo, di Kecamatan Wlingi.

Tes Covid-19 dilakukan sebagai syarat melakukan perjalanan luar kota.

"Setelah itu baru saya berani keluar rumah dan mulai merasa aman," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada, Banjir Rob Diprediksi Terjang Pesisir Surabaya Mulai Malam Ini hingga 7 Desember

Waspada, Banjir Rob Diprediksi Terjang Pesisir Surabaya Mulai Malam Ini hingga 7 Desember

Regional
Wali Kota Madiun Larang Warga Pesta Tahun Baru, Alun-alun Bakal Tutup Jam 8 Malam

Wali Kota Madiun Larang Warga Pesta Tahun Baru, Alun-alun Bakal Tutup Jam 8 Malam

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Dsember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Dsember 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2021

Regional
Soal Pembubaran Kontes Kecantikan Waria di Polewali Mandar, Polisi Panggil Penanggung Jawab Acara

Soal Pembubaran Kontes Kecantikan Waria di Polewali Mandar, Polisi Panggil Penanggung Jawab Acara

Regional
Nekat Bobol Apotek Dekat Kantor Polisi, Pria Asal Cirebon Ditangkap di Ciamis

Nekat Bobol Apotek Dekat Kantor Polisi, Pria Asal Cirebon Ditangkap di Ciamis

Regional
Korban Longsor di Toraja Utara Disemayamkan, Tangis Keluarga Pecah

Korban Longsor di Toraja Utara Disemayamkan, Tangis Keluarga Pecah

Regional
Cerita Ridwan Kamil Gaungkan Persatuan dengan Yogyakarta lewat Nama Jalan

Cerita Ridwan Kamil Gaungkan Persatuan dengan Yogyakarta lewat Nama Jalan

Regional
Ratusan Siswa AIS Pekanbaru Terpapar Covid-19, Pihak Sekolah Diperiksa Polisi

Ratusan Siswa AIS Pekanbaru Terpapar Covid-19, Pihak Sekolah Diperiksa Polisi

Regional
Pusat Data Cyber 1 Terbakar, Layanan 112 Surabaya Dialihkan Sementara

Pusat Data Cyber 1 Terbakar, Layanan 112 Surabaya Dialihkan Sementara

Regional
Jelang Natal dan Tahun Baru, Layanan Kepolisian di Semarang Beralih Virtual

Jelang Natal dan Tahun Baru, Layanan Kepolisian di Semarang Beralih Virtual

Regional
Pria yang Serahkan Diri ke Polisi Akui Bunuh Ibu dan Bayi di Kupang

Pria yang Serahkan Diri ke Polisi Akui Bunuh Ibu dan Bayi di Kupang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 2 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 2 Desember 2021

Regional
Kemenag, PUPR, dan Polri Jadi Penerima DIPA 2022 Terbesar di Bangka Belitung

Kemenag, PUPR, dan Polri Jadi Penerima DIPA 2022 Terbesar di Bangka Belitung

Regional
Banjir HST Surut, Giliran 10 Kecamatan di HSU Kalsel Terendam

Banjir HST Surut, Giliran 10 Kecamatan di HSU Kalsel Terendam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.