Viral, Video Anjing Ditembak Pakai Senapan Angin hingga Tersungkur di Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kompas.com - 27/08/2021, 15:07 WIB
Tangkapan layar video viral anjing ditembak pakai senapan angin KOMPAS.COM/Tangkapan LayarTangkapan layar video viral anjing ditembak pakai senapan angin

MALANG, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan penembakan anjing dengan senapan angin di Kota Malang, viral di media sosial.

Anjing itu ditembak saat berada di depan rumah seorang warga.

Video itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @christian_joshuapale. Sejak diunggah satu hari yang lalu, video tersebut sudah ditonton oleh 12.285 netizen.

Baca juga: Polisi Panggil Terduga Pelaku Fetish yang Dilaporkan Model di Malang

Ditembak hingga tersungkur

Ilustrasi senjata api.Shutterstock Ilustrasi senjata api.

Video yang bersumber dari CCTV itu menunjukkan seekor anjing sedang berada di jalan depan rumah warga di daerah Bukit Dieng, Kota Malang.

Tiba-tiba seseorang mendekati hewan tersebut sembari membawa senapan angin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam sekejap, orang itu lantas mengarahkan pucuk senapannya ke anjing lalu menembakkannya. Seketika itu juga, anjing tersebut tersungkur.

Setelah itu, pelaku membawa senapannya menjauh.

Di saat yang bersamaan, muncul seseorang lainnya yang terlihat menyeret anjing tersebut.

Baca juga: Wali Kota Malang Lobi Pemerintah Pusat agar Mal Boleh Buka meski Terapkan PPKM Level 4

 

Ilustrasi Polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi Polisi
Polisi turun tangan

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudho Riambodo mengatakan, pihaknya sedang mendalami video tersebut.

Timnya sudah datang ke lokasi untuk penyelidikan.

"Karena ini viral, kita coba dalami perkara itu dan tim kami dari Ospnal (Bidang Operasional) sudah melakukan penyelidikan. Semoga nanti ada hasil yang baik dan segera kita tindaklanjuti," kata Tinton di Mapolresta Malang Kota, Jumat (27/8/2021).

Tinton mengatakan, pihaknya belum menerima laporan perihal video itu. Namun pihaknya tetap menyelidikinya.

Baca juga: BNPT Akan Bangun Kawasan Khusus untuk Eks Napi Teroris di Malang

"Hingga saat ini kami belum menerima laporan terkait hal tersebut. Tetapi kami bergerak cepat dan jemput bola terkait perkara itu," katanya.

Tinton belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait hasil penyelidikannya. Termasuk orang yang menembak anjing itu hingga tersungkur.

"Saya tidak bisa menjawab info-info tersebut. Karena info yang masuk ke kami juga banyak sekali. Harus kita dalami satu per satu untuk membuktikan kebenarannya," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bendera Bulan Bintang Saat Ulang Tahun GAM Berkibar di Lhokseumawe

Bendera Bulan Bintang Saat Ulang Tahun GAM Berkibar di Lhokseumawe

Regional
Tak Sengaja Injak Atap Plafon, Tukang Servis AC Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban, Begini Ceritanya

Tak Sengaja Injak Atap Plafon, Tukang Servis AC Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban, Begini Ceritanya

Regional
Detik-detik Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo, Tidak Ada Korban Jiwa

Detik-detik Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo, Tidak Ada Korban Jiwa

Regional
Dipecat Prabowo Subianto dari Kader, Eks Ketua DPC Gerindra Blora: Saya Gugat Dia

Dipecat Prabowo Subianto dari Kader, Eks Ketua DPC Gerindra Blora: Saya Gugat Dia

Regional
Kronologi Anton Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Pemkab Tuban Saat Betulkan AC, Berawal dari Plafon Ambrol

Kronologi Anton Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Pemkab Tuban Saat Betulkan AC, Berawal dari Plafon Ambrol

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jabar di Bandung

Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jabar di Bandung

Regional
Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo

Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo

Regional
Cerita Eks Ketua DPC Gerindra Blora Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar karena Dipecat Sebagai Kader

Cerita Eks Ketua DPC Gerindra Blora Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar karena Dipecat Sebagai Kader

Regional
Jaringan Pipa Putus Diterjang Lahar Dingin, Ribuan Warga 3 Desa di Lerengan Merapi Klaten Krisis Air Bersih

Jaringan Pipa Putus Diterjang Lahar Dingin, Ribuan Warga 3 Desa di Lerengan Merapi Klaten Krisis Air Bersih

Regional
Ikut Orangtua Memancing, 3 Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kampar

Ikut Orangtua Memancing, 3 Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kampar

Regional
Pria Ini Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban Saat Memperbaiki AC

Pria Ini Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban Saat Memperbaiki AC

Regional
Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur di Papua Segera Diterbangkan ke Aceh

Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur di Papua Segera Diterbangkan ke Aceh

Regional
Pihak Unsri Bantah Coret Nama Korban Pelecehan Seksual Dosen dari Daftar Yudisium: Diikutkan Sesi Kedua

Pihak Unsri Bantah Coret Nama Korban Pelecehan Seksual Dosen dari Daftar Yudisium: Diikutkan Sesi Kedua

Regional
Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar, Eks Ketua DPC Gerindra: Ketua Umum yang Menandatangani Pemecatan Saya

Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar, Eks Ketua DPC Gerindra: Ketua Umum yang Menandatangani Pemecatan Saya

Regional
Eks Ketua DPC Gerindra Ungkap Alasan Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar

Eks Ketua DPC Gerindra Ungkap Alasan Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.