Terprovokasi Isu, Pemuda Rusak Ambulans, Dikira Kosong Ternyata Bawa Pasien Covid-19

Kompas.com - 15/07/2021, 06:37 WIB
Kapolres Bantul AKBP Ihsan (Tengah), dan IZ (belakang Kaos biru) di Mapolres Bantul Rabu (14/7/2021) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKapolres Bantul AKBP Ihsan (Tengah), dan IZ (belakang Kaos biru) di Mapolres Bantul Rabu (14/7/2021)

KOMPAS.com - Isu ambulans kosong yang tersebar di media sosial membawa dampak.

Satu unit ambulans milik relawan Search and Rescue (SAR) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dirusak.

Pelaku perusakan adalah seorang pemuda Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Bantul, DIY.

IZ alias Unyil (28) kini telah ditangkap oleh Kepolisian Resor (Polres) Bantul.

Ambulans yang tengah membawa pasien Covid-19 itu dirusak oleh pelaku menggunakan helm. Akibatnya, kaca bagian belakang pecah dan bodi penyok.

Peristiwa tersebut terjadi di Piyungan, Selasa (14/7/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca juga: Rusak Ambulans Pembawa Pasien Suspect Covid-19, Pemuda di Bantul Ditangkap Polisi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kronologi

Kapolres Bantul AKBP Ihsan menuturkan, saat itu ambulans bernomor polisi K 8498 ZA melintas di Jalan Yogyakarta-Wonosari, Piyungan. Ambulans mengarah ke jalan Piyungan-Prambanan.

Mobil yang dikendarai AA (27) warga Kapanewon Wonosari itu tengah mengantarkan pasien suspek Covid-19.

Pasien tersebut sempat ditolak di Rumah Sakit (RS) Prambanan dan akhirnya diarahkan ke Puskesmas Berbah, Sleman.

"Saat melintas, ambulans berpapasan dengan pelaku, pelaku (menggunakan motor) menghalangi, jalan berjalan zig-zag," ujar Ihsan, Rabu (14/7/2021).

Mengetahui lajunya dihalangi, AA menegur IZ.

Namun, IZ yang berboncengan dengan salah satu temannya justru mengamuk. Perusakan pun terjadi.

Usai kejadian, pengemudi ambulans melaporkan insiden tersebut ke Polres Bantul.

"Setelah kami identifikasi berdasarkan keterangan saksi, kami dapat mengamankan pelaku sekitar pukul 19.30 WIB," ucapnya di Markas Polres Bantul.

Baca juga: Rusak Ambulans dengan Helm, Pemuda di Bantul Mengaku Terprovokasi Isu Ambulans Kosong

 

Terprovokasi isu ambulans kosong

Ilustrasi ambulansShutterstock Ilustrasi ambulans

Beredarnya isu ambulans kosong yang menakut-nakuti warga, membuat IZ terprovokasi.

"Rupanya pelaku (IZ) selama ini terprovokasi video maupun chat di media sosial. Yang menyatakan bahwa ambulans selama ini kosong hanya mutar saja menakuti warga," terang Kapolres Bantul AKBP Ihsan.

Pelaku mengaku melakukan perusakan gara-gara termakan isu tersebut.

"Termakan sosmed isu ambulans kosong. Iya menyesal saya, Pak," kata pria yang berprofesi sebagai sopir ini.

Baca juga: Jawab Tuduhan Warganet soal Ambulans Kosong, BPBD: Tidak Ada Tipu-tipu, Ini Bukan Sinetron

Ihsan menjelaskan, selain menangkap IZ, polisi kini tengah memeriksa satu orang pembonceng.

Akibat perusakan yang dilakukannya, pelaku dijerat dengan Pasal 406 KUHP, yakni Pasal Penanggulangan Wabah. Dia diancam hukuman penjara selama 2 tahun 8 bulan.

Hal ini, ungkap Ihsan, diharapkan dapat menimbulkan efek jera.

Imbauan polisi

Kapolres menerangkan, ambulans yang beroperasi pasti sedang mengantar maupun menjemput pasien.

"Setiap ambulans lewat itu pasti membawa pasien, kalaupun tidak membawa pasien pasti akan menjemput pasien butuh kecepatan," beber Ihsan.

Baca juga: Ambulans Hilang, Diduga Dicuri, Pemilik Klinik: Prihatin, Itu buat Masyarakat Umum, Sangat Dibutuhkan

Oleh karena itu, polisi menyatakan bahwa isu ambulans kosong yang menakut-nakuti warga adalah tidak benar.

"Dengan kasus ini mengimbau kepada masyarakat isu tersebut tidak benar. Bahwa ambulans operasional tanpa pasien. Itu tidak benar, terbukti dalam kasus ini," tandasnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono | Editor: Khairina)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Peziarah Buang Celana Dalam untuk Buang Sial di Gunung Sanggabuana, Ini Kata Kepala Disparbud Karawang

Banyak Peziarah Buang Celana Dalam untuk Buang Sial di Gunung Sanggabuana, Ini Kata Kepala Disparbud Karawang

Regional
Universitas Negeri Malang Mulai Kuliah Tatap Muka

Universitas Negeri Malang Mulai Kuliah Tatap Muka

Regional
Terduga Pencuri Dihakimi Warga Desa hingga Tewas, Jenazahnya Langsung Dikubur di Kaki Gunung Cikuray

Terduga Pencuri Dihakimi Warga Desa hingga Tewas, Jenazahnya Langsung Dikubur di Kaki Gunung Cikuray

Regional
Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Peringkat 2 Se-Indonesia dari Sebelumnya Ranking 29

Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Peringkat 2 Se-Indonesia dari Sebelumnya Ranking 29

Regional
Amarah 'Emak-emak' Saat Geruduk Kantor PDAM Cianjur, 'Tiga Bulan Air Ledeng Tersendat, Ini Gimana Susah Mandi...'

Amarah "Emak-emak" Saat Geruduk Kantor PDAM Cianjur, "Tiga Bulan Air Ledeng Tersendat, Ini Gimana Susah Mandi..."

Regional
Tabrakan LRT Jabodebek, Dirut INKA: Masinis Luka Ringan, Dirawat di RS dan Kondisinya Sadar

Tabrakan LRT Jabodebek, Dirut INKA: Masinis Luka Ringan, Dirawat di RS dan Kondisinya Sadar

Regional
Disdik Riau Kaji Penambahan Durasi PTM bagi Siswa SMA dan SMK

Disdik Riau Kaji Penambahan Durasi PTM bagi Siswa SMA dan SMK

Regional
Sosok Mahasiswa UNS Solo yang Tewas Saat Diklatsar Menwa di Mata Teman Kampus

Sosok Mahasiswa UNS Solo yang Tewas Saat Diklatsar Menwa di Mata Teman Kampus

Regional
Sosok Gilang, Mahasiswa UNS yang Diduga Tewas Saat Diklatsar Menwa

Sosok Gilang, Mahasiswa UNS yang Diduga Tewas Saat Diklatsar Menwa

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2021

Regional
Khofifah: Lebih Baik Akses KUR daripada Pinjol

Khofifah: Lebih Baik Akses KUR daripada Pinjol

Regional
Antisipasi Bencana Alam, Wali Kota Surabaya Awasi Pesisir Pantai Kenjeran hingga Kali Lamong

Antisipasi Bencana Alam, Wali Kota Surabaya Awasi Pesisir Pantai Kenjeran hingga Kali Lamong

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2021

Regional
Gubernur Sumbar Keluarkan Surat Edaran, Pengunjung Objek Wisata hingga Hotel Wajib Sudah Vaksin

Gubernur Sumbar Keluarkan Surat Edaran, Pengunjung Objek Wisata hingga Hotel Wajib Sudah Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.