Takut Hubungannya Terbongkar, Pria di Cilacap Bunuh Sepupunya yang Hamil 7 Bulan

Kompas.com - 18/03/2021, 18:02 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.

CILACAP, KOMPAS.com - Seorang perempuan yang sedang hamil ditemukan tewas di jalan area persawahan Desa Adireja Kulon, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (16/3/2021) pagi.

Korban yang belakangan diketahui berinisial DA (28) asal Desa Ketanggung, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, diduga dibunuh oleh sepupunya sendiri berinisial SA (38).

Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi mengungkapkan, tersangka tega membunuh korban yang sedang mengandung tujuh bulan karena takut hubungan gelapnya diketahui oleh keluarga.

"Korban meminta pertanggungjawaban dari tersangka, sehingga tersangka kalap karena sudah memiliki keluarga dan anak juga," kata Leganek saat ungkap kasus di Mapolres Cilacap, Kamis (18/3/2011).

Baca juga: Perempuan di Semarang Tewas dengan Luka Lebam, Diduga Korban Pembunuhan

Hubungan gelap antara tersangka dan korban, kata Leganek, telah terjalin sekitar satu tahun terakhir.

"Mereka saudara sepupu, rumahnya berdekatan. Korban janda, sedangkan tersangka sudah berkeluarga, anak dua. Setelah hamil, korban minta pertanggungjawaban, tersangka takut ketahuan dan membuat tindak pidana tersebut," kata Leganek.

Leganek menjelaskan, tersangka membunuh dengan cara membekap mulut dan mencekik leher korban.

Pembunuhan diperkirakan terjadi pada Senin (15/3/2021) sore atau malam hari.

Baca juga: Cerita Bocah 14 Tahun Dibunuh karena Mengaku Miliki Cip Game Online Senilai Rp 7 Juta

"Diajak ketemuan menggunakan sepeda motor, boncengan. Di jalan persawahan itu tersangka membengkap mulut korban sambil mencekik hingga korban terjatuh. Di jalan tersebut kondisinya sepi," ujar Leganek.

Atas perbuatannya tersangka harus meringkuk di balik jeruji besi dan diancam Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Peracik Petasan Meledak, 3 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Rumah Peracik Petasan Meledak, 3 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Regional
Pura-pura Jadi Ojol hingga Pakai Celana Pendek, Modus Pemudik Kelabui Petugas

Pura-pura Jadi Ojol hingga Pakai Celana Pendek, Modus Pemudik Kelabui Petugas

Regional
Dibuka Terbatas, Ratusan Pemudik Melenggang Menuju Madura Via Pos Penyekatan Suramadu

Dibuka Terbatas, Ratusan Pemudik Melenggang Menuju Madura Via Pos Penyekatan Suramadu

Regional
Kisah Briptu Reza, Anggota Polda Lampung yang Tetap Bertugas di Malam Takbiran

Kisah Briptu Reza, Anggota Polda Lampung yang Tetap Bertugas di Malam Takbiran

Regional
Ribuan Sepeda Motor Melintas Suramadu H-1 Lebaran, Begini Kata Polisi

Ribuan Sepeda Motor Melintas Suramadu H-1 Lebaran, Begini Kata Polisi

Regional
Ganjar Ajak Warga Ikut Silaturahmi Virtual Besok, Ini Cara Bergabungnya

Ganjar Ajak Warga Ikut Silaturahmi Virtual Besok, Ini Cara Bergabungnya

Regional
Amankan Idul FItri di Kota Kupang, Polisi Siapkan 8 Pos Pengamanan

Amankan Idul FItri di Kota Kupang, Polisi Siapkan 8 Pos Pengamanan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 12 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 12 Mei 2021

Regional
Aksi Brutal Debt Collector di Kediri, Tabrak Pakai Motor dan Keroyok Warga saat Tagih Utang, Ini Kata Polisi

Aksi Brutal Debt Collector di Kediri, Tabrak Pakai Motor dan Keroyok Warga saat Tagih Utang, Ini Kata Polisi

Regional
Polisi Sebut Kelompok MIT yang Bunuh 4 Petani di Poso Pimpinan Qatar

Polisi Sebut Kelompok MIT yang Bunuh 4 Petani di Poso Pimpinan Qatar

Regional
Kawanan Debt Collector Ini Tabrak dan Keroyok Debitur yang Menunggak

Kawanan Debt Collector Ini Tabrak dan Keroyok Debitur yang Menunggak

Regional
Dihajar OTK di Jalan, Editor Detik.com Beberkan Kronologi, Polisi: Kita Dalami

Dihajar OTK di Jalan, Editor Detik.com Beberkan Kronologi, Polisi: Kita Dalami

Regional
Ketua MUI Medan Serukan Umat Islam Gelar Takbiran di Masjid

Ketua MUI Medan Serukan Umat Islam Gelar Takbiran di Masjid

Regional
Editor Detik.com Dikeroyok Orang Tak Dikenal Saat Mencari Makanan, Begini Kondisinya

Editor Detik.com Dikeroyok Orang Tak Dikenal Saat Mencari Makanan, Begini Kondisinya

Regional
Anjang-anjangan, Budaya Lebaran Tanah Sunda yang Hampir Punah

Anjang-anjangan, Budaya Lebaran Tanah Sunda yang Hampir Punah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X