Mengaku Polisi, 2 Pemuda Rampas Ponsel dan Kalung Emas, Pura-pura Keluarkan Senjata Api

Kompas.com - 03/03/2021, 15:40 WIB
Dua orang yang mengaku polisi saat di kantor Polres Kendal. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINDua orang yang mengaku polisi saat di kantor Polres Kendal. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN

Tak lama kemudian, datang kedua pelaku dengan berboncengan mengendarai sepeda motor.

“Pelaku ikut berteduh di warung tenda tersebut,” ujar Raphael.

Baca juga: Mengaku Polisi dan Ancam Pengendara Motor, Sopir Ini Rampas Ponsel Korban

Kepada korban, pelaku mengaku sebagai polisi dari Polsek Tugu yang akan melakukan penggerebekan balapan. Pelaku juga menuduh korban akan melakukan balapan.

Setelah itu, kedua pelaku meminta ponsel dan kalung emas milik korban.

“Saat meminta itu, pelaku mengucapkan kalimat ancaman 'Yen ora nurut aku, meh tak tembak' (kalau tidak menuruti saya, akan saya tembak) sambil memasukkan tangan kanannya ke saku celana seolah-olah akan mengambil senjata api,“ terang Raphael.

Ancaman pelaku tersebut membuat korban takut dan menyerahkan barang miliknya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi, kedua pelaku meminta korban datang ke Polres Kendal untuk mengurus ponsel dan kalung emas yang diambil.

“Lalu pelaku pergi dengan mengendarai sepeda motornya,” jelas Raphael.

Menurut Raphael, atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala BPPRD Kota Jambi Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Insentif Pemungutan Pajak

Kepala BPPRD Kota Jambi Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Insentif Pemungutan Pajak

Regional
Gibran Kesal Belasan Makam di Solo Dirusak Anak-anak Sekolah: Nanti Kita Proses

Gibran Kesal Belasan Makam di Solo Dirusak Anak-anak Sekolah: Nanti Kita Proses

Regional
Polda Sumbar Setop Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Polda Sumbar Setop Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Regional
Kronologi Warung Milik Hadi Diobrak-abrik 9 Preman Bersenjata Tajam, Polisi Turun Tangan

Kronologi Warung Milik Hadi Diobrak-abrik 9 Preman Bersenjata Tajam, Polisi Turun Tangan

Regional
Optimistis Gelar Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Malang: Kita Lihat Fluktuasi Kasus Covid-19

Optimistis Gelar Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Malang: Kita Lihat Fluktuasi Kasus Covid-19

Regional
Bupati Banjarnegara Masih Izinkan Gelar Hajatan, Ganjar: Sudah Saya Sampaikan Tidak Boleh

Bupati Banjarnegara Masih Izinkan Gelar Hajatan, Ganjar: Sudah Saya Sampaikan Tidak Boleh

Regional
Diobrak-abrik 9 Preman, Sebuah Warung Bambu Hancur, Ini Pengakuan Pemilik

Diobrak-abrik 9 Preman, Sebuah Warung Bambu Hancur, Ini Pengakuan Pemilik

Regional
Stok Oksigen Pasien Covid-19 di Jateng Disebut Hampir Habis, Ganjar Bakal Atur Regulasinya

Stok Oksigen Pasien Covid-19 di Jateng Disebut Hampir Habis, Ganjar Bakal Atur Regulasinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Juni 2021

Regional
9 Tips Isolasi Mandiri di Rumah dari Dokter

9 Tips Isolasi Mandiri di Rumah dari Dokter

Regional
701 Warga Meninggal akibat Covid-19, Dinkes Banyuwangi: Pasien Tiba di RS dalam Kondisi Parah

701 Warga Meninggal akibat Covid-19, Dinkes Banyuwangi: Pasien Tiba di RS dalam Kondisi Parah

Regional
Kerap Hadapi Kasus Serangan Buaya, Tim SAR Pangkalpinang: Belum Ada Latihan Khusus

Kerap Hadapi Kasus Serangan Buaya, Tim SAR Pangkalpinang: Belum Ada Latihan Khusus

Regional
Angka Kasus Harian Covid-19 di Solo Naik di Atas 50 Kasus Per 15 Juni

Angka Kasus Harian Covid-19 di Solo Naik di Atas 50 Kasus Per 15 Juni

Regional
212 Tenaga Kesehatan dan Pegawai RSHS Bandung Terpapar Covid-19

212 Tenaga Kesehatan dan Pegawai RSHS Bandung Terpapar Covid-19

Regional
Bupati Jember Sebut Banyak Warga Tidak Mau Divaksin karena Takut Disuntik

Bupati Jember Sebut Banyak Warga Tidak Mau Divaksin karena Takut Disuntik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X