Kompas.com - 19/06/2013, 13:38 WIB
|
EditorKistyarini

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Sidang kasus penembakan empat tahanan Lapas Klas II B Cebongan, Sleman, yang akan digelar pada Kamis (20/6/2013) di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta mendapat perhatian khusus dibanding sidang-sidang pada umumnya.

Sehari sebelum sidang, Rabu (19/6/2013), polisi militer dari Detasemen IV/2 Yogyakarta dan Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta berlatih tata cara melakukan pengawalan terhadap 12 anggota Kopassus yang menjadi terdakwa dalam kasus ini.

Latihan simulasi pengawalan dilakukan dua anggota polisi militer dengan dua orang satpam yang seolah-olah berlaku sebagai para terdakwa. Dalam sidang-sidang militer sebelumnya, latihan seperti ini tidak pernah dilakukan karena sudah berjalan secara rutin.

Wakil Kepala Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta Mayor (Chk) Warsono mengatakan, pengawalan selama persidangan akan dilakukan oleh polisi militer. "Dua polisi militer berjaga di pintu masuk ruang sidang dan dua polisi militer lain mengawal para terdakwa dari luar ruang sidang hingga di hadapan majelis hakim. Sebenarnya, prosedur seperti ini juga berlaku untuk sidang-sidang lain," ujarnya di Yogyakarta, Rabu.

Selain simulasi tata cara persidangan, di ruang sidang, mulai dipasang layar monitor untuk keperluan video telekonferensi saat sidang dengan agenda pemeriksaan saksi nanti. Rencananya, di luar ruang sidang, juga akan dipasang layar monitor agar masyarakat umum bisa melihat proses jalannya sidang.

Kasus Cebongan memang telah menjadi perhatian publik baik dalam maupun luar negeri. Seperti diberitakan sebelumnya, pada tanggal 23 Maret 2013 lalu, sebanyak empat tahanan Lapas Cebongan ditembak di dalam ruang tahanan oleh serombongan tentara Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura. Akibat perbuatan ini, sebanyak 12 tentara Kopassus ditetapkan sebagai terdakwa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.