Obligasi dan Sukuk dari PLN

Kompas.com - 18/06/2013, 02:54 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap 1 tahun 2013 sebesar Rp 2,5 triliun dan sukuk ijarah berkelanjutan I tahap 1 tahun 2013 maksimal Rp 500 miliar. Dana ini untuk proyek pembangunan transmisi dan distribusi listrik perseroan.

Total penerbitan untuk penawaran umum berkelanjutan maksimal Rp 10 triliun untuk obligasi dan Rp 2 triliun untuk sukuk ijarah. Penerbitan obligasi dan sukuk ijarah itu dilakukan bertahap dalam dua tahun.

Menurut Direktur Keuangan PT PLN Setyo Anggoro Dewo dalam jumpa pers, Senin (17/6), di Jakarta, jangka waktu obligasi dan sukuk ijarah berkelanjutan itu ditawarkan 10 tahun dan 7 tahun untuk obligasi konvensional serta 7 tahun untuk sukuk ijarah, dengan pembayaran bunga dan cicilan imbalan ijarah setiap 3 bulan takwim. Obligasi dan sukuk ijarah itu berperingkat dAAA (triple A) dan IdAAA (triple A Syariah) dari Pefindo.

Masa penawaran awal 17-21 Juni 2013, dilanjutkan dengan penentuan kupon dan cicilan imbalan ijarah 24 Juni 2013. PLN berharap memperoleh izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 27 Juni 2013 sehingga melaksanakan penawaran umum pada 1-2 Juli 2013, diakhiri dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2013.

Dalam aksi korporasi itu, PLN menawarkan kupon dua seri obligasi berkelanjutan I tahap 1 tahun 2013 di kisaran 7,25-8,45 persen. PLN juga menawarkan sukuk ijarah berkelanjutan I tahap 1 tahun 2013 dengan tingkat cicilan hingga Rp 82,5 juta per Rp 1 miliar per tahun.

”Untuk obligasi konvensional tahap 1 itu diterbitkan Rp 2,5 triliun dalam dua seri. Seri A berjangka 7 tahun dengan kupon 7,25-8,25 persen dan seri B berjangka 10 tahun dengan kupon 7,45-8,45 persen. Sementara sukuk ijarah tahap 1 Rp 500 miliar, jangka waktu 7 tahun dengan cicilan Rp 72,5 juta sampai Rp 82,5 juta untuk pembelian Rp 1 miliar per tahun,” kata Direktur Pelaksana PT Mandiri Sekuritas Iman Rachman. (EVY)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1 Pasien Positif Corona Pergi ke Sejumlah Tempat, Gugus Tugas Diminta Bergerak Cepat

1 Pasien Positif Corona Pergi ke Sejumlah Tempat, Gugus Tugas Diminta Bergerak Cepat

Regional
Pemuda ini Nekat Curi Sepeda Motor demi Biaya Menikah

Pemuda ini Nekat Curi Sepeda Motor demi Biaya Menikah

Regional
Gowes Massal dan Dangdutan, Ganjar Geram, Kirim WhatsApp ke Bupati Brebes: Itu Berbahaya

Gowes Massal dan Dangdutan, Ganjar Geram, Kirim WhatsApp ke Bupati Brebes: Itu Berbahaya

Regional
Dibangun Bertahap dan Bantah Ada Mistis, Cerita Giman tentang Rumahnya yang Disebut Bisa Berpindah Tempat

Dibangun Bertahap dan Bantah Ada Mistis, Cerita Giman tentang Rumahnya yang Disebut Bisa Berpindah Tempat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penjelasan Pemilik Soal Rumah Berpindah Tempat | Awal Mula 1.280 Orang di Secapa AD Diketahui Positif Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Penjelasan Pemilik Soal Rumah Berpindah Tempat | Awal Mula 1.280 Orang di Secapa AD Diketahui Positif Covid-19

Regional
Cerita Ganjar soal Hobinya Bersepeda dan Pengalamannya Pingsan Saat Menggowes

Cerita Ganjar soal Hobinya Bersepeda dan Pengalamannya Pingsan Saat Menggowes

Regional
Di Selat Philip, Nyawa Hasan Hilang di Tangan Mandor Kapal China

Di Selat Philip, Nyawa Hasan Hilang di Tangan Mandor Kapal China

Regional
Ditolak Bidan, Seorang Ibu Jadi Tontonan Warga Saat Melahirkan, Ini Cerita Sang Suami

Ditolak Bidan, Seorang Ibu Jadi Tontonan Warga Saat Melahirkan, Ini Cerita Sang Suami

Regional
Cerita Polisi Bongkar Ladang Ganja 1 Hektar, Seminggu di Hutan hingga Alami Sakit

Cerita Polisi Bongkar Ladang Ganja 1 Hektar, Seminggu di Hutan hingga Alami Sakit

Regional
Detik-detik Terduga Teroris Ditembak, Sempat Sembunyi di Belakang Penjual Es

Detik-detik Terduga Teroris Ditembak, Sempat Sembunyi di Belakang Penjual Es

Regional
BERITA FOTO: Ini Penampakan Rumah yang Dianggap Bisa Pindah Sendiri di Ngawi

BERITA FOTO: Ini Penampakan Rumah yang Dianggap Bisa Pindah Sendiri di Ngawi

Regional
Kisah Pilu Seorang Ibu Melahirkan di Depan Rumah Bidan, Ditolong Saat Bayi Sudah Lahir dan Masih Diminta Bayaran Rp 800.000

Kisah Pilu Seorang Ibu Melahirkan di Depan Rumah Bidan, Ditolong Saat Bayi Sudah Lahir dan Masih Diminta Bayaran Rp 800.000

Regional
Rektor USU dan Wakilnya Dinyatakan Positif Corona Tanpa Gejala

Rektor USU dan Wakilnya Dinyatakan Positif Corona Tanpa Gejala

Regional
Tambah 18 Kasus Positif Covid-19, Solo Masuk Zona Hitam

Tambah 18 Kasus Positif Covid-19, Solo Masuk Zona Hitam

Regional
5 Dokter Meninggal dalam Sehari di Jatim, 3 karena Covid-19, 2 Penyakit Lain

5 Dokter Meninggal dalam Sehari di Jatim, 3 karena Covid-19, 2 Penyakit Lain

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X