Asap Sumatera Ganggu Batam

Kompas.com - 17/06/2013, 12:20 WIB
Penulis Kris R Mada
|
EditorKistyarini

BATAM, KOMPAS.com - Kabut asap dari Sumatera mengganggu aktivitas di Batam, Kepulauan Riau. Otoritas pelayaran dan penerbangan Batam sudah mengingatkan para awak kapal dan pesawat agar berhati-hati.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Batam, Phillip Mustamu, mengatakan, terpantau 138 titik panas di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Titik panas di tiga provinsi itu diduga kebakaran lahan yang menimbulkan kabut asap. "Sejak beberapa hari terakhir, kabut asap dari Sumatera terhembus ke Batam," ujar Phillip, Senin (17/6/2013) di Batam.

Akibatnya, jarak pandang di Bandara Hang Nadim, Batam merosot, dari 10.000 meter menjadi 1.500 meter. Selain bandara, kabut asap juga mengurangi jarang pandang perairan barat dan daratan Batam.

Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang, Yovan Siahaan menuturkan, belum ada pelayaran ditunda. Namun, seluruh nahkoda sudah diperingatkan soal penurunan jarak pandang. "Kami meminta seluruh nahkoda berhati-hati dan menjaga jarak," ujarnya.

Sekupang merupakan pelabuhan penghubung Batam dengan Sumatera dan Singapura. Ratusan pelayaran diberangkatkan dari Sekupang menuju Sumatera dan Singapura setiap hari.

Pengurangan jarak pandang antara lain terindikasi dari sulitnya melihat sebagian sisi Singapura dari kawasan Sekupang. Biasanya, kawasan Marina terlihat jelas dari Sekupang. Orang mudah melihat gedung kembar Marina Bay Sand atau Singapore Flyer. Namun, kawasan itu hanya terlihat samar-samar sejak Minggu (16/6/2013) kemarin.

Sementara Kepala Kelompok Fungsi Keselamatan Penerbangan Bandara Hang Nadim, I Irwansyah menyatakan, jarak pandang 1.500 meter masih aman untuk pendaratan dan penerbangan. Namun, otoritas bandara bersiap memberi peringatan jika jarak pandang merosot menjadi 1.000 meter.

"Sampai sekarang, masih aman dan kami terus memantau perkembangan dari BMKG," tuturnya.

Selain pelayaran dan penerbangan, lalu lintas jalan raya di sebagian Batam juga terpengaruh kabut asap. Di Sekupang dan Tiban, para pengguna jalan mengeluhkan jarak pandang yang merosot.

Bahkan, terjadi kecelakaan pada Senin pagi. Satu unit truk terguling di kawasan Tiban. Pengemudinya mengaku tidak melihat jalan dengan jelas.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

    Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

    Regional
    Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

    Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

    Regional
    Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

    Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

    Regional
    Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

    Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

    Regional
    Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

    Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

    Regional
    Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

    Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

    Regional
    Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

    Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

    Regional
    Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

    Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

    Regional
    Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

    Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

    Regional
    Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

    Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

    Regional
    Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

    Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

    Regional
    [POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

    [POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

    Regional
    Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

    Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

    Regional
    Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

    Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

    Regional
    Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

    Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X