Penyidikan Kasus Korupsi Jembatan Brawijaya Tunggu Audit BPKP

Kompas.com - 13/06/2013, 15:14 WIB
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Jawa Timur masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Brawijaya, Kota Kediri, senilai Rp 66 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda Jatim AKBP Awi Setiono mengatakan, hasil audit BPKP sangat penting bagi penyidik untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

"Kami masih tunggu hasil auditnya, semoga cepat keluar," katanya, Kamis (13/6/2013).

Meski begitu, pihaknya memastikan bahwa pihak kepolisian tetap berupaya maksimal untuk menyelesaikan kasus yang diduga melibatkan pejabat tinggi di Kota Kediri itu.

"Doakan saja, kami akan berusaha menyelesaikan dengan profesional," ungkapnya.

Seperti diberitakan, kasus dugaan korupsi Jembatan Brawijaya ini ditangani oleh Polres Kediri. Saat itu, Polres Kota Kediri menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Kasenan (Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kediri), Miyanyo (Ketua Panitia Lelang), dan seorang pengusaha bernama Fajar Purna Wijaya.

Beberapa pejabat yang sempat diperiksa antara lain Wakil Wali Kota Kediri Abu Bakar. Pemeriksaan terhadap Wali Kota Samsul Ashar belum bisa dilakukan karena yang bersangkutan mangkir. Pada 30 Maret lalu, Samsul yang mendapat penggilan kedua juga belum datang dengan alasan kesibukannya.

April lalu, kasus ini diambil alih Polda Jatim. Polisi menduga, ada beberapa hal yang ganjil dalam pembangunan itu, antara lain, dugaan kesalahan prosedur mengenai proses persetujuan perencanaan anggaran, dugaan kesalahan proses lelang serta pelimpahan pengerjaan proyek.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X