Kompas.com - 10/06/2013, 05:55 WIB
EditorBenny N Joewono

SENTANI, KOMPAS.com — Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Papua, akan dijadikan tempat pembibitan sapi, demikian dikatakan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jayapura Samiyana Sambodo kepada Antara di Sentani, Senin.

"Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura Papua sedang melakukan pembibitan sapi," ujar Samiyana Sambodo, sehubungan dengan wacana pelaksanaan swasembada daging di wilayah Papua, Senin (10/6/2013).

Kabupaten Jayapura menjadi salah satu wilayah yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan daging tidak hanya di dalam kabupaten, tetapi juga di luar kabupaten. "Saat ini Kabupaten Jayapura sudah dapat memenuhi kebutuhan daging di dalam kabupaten," katanya.

Samiyana menuturkan, jika kekurangan stok daging, pihaknya biasanya mendatangkan dari luar, tetapi hal tersebut sangat jarang dilakukan. "Biasanya kami mendatangkan sapi bantalan yang didatangkan pada bulan September, lalu akan digemukkan sehingga pada Hari Raya Lebaran sapi-sapi tersebut bisa dipotong," katanya.

Ia melanjutkan, pihaknya juga telah menyediakan anggaran untuk stok sapi ini, baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta dari Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Mengenai stok daging sapi menjelang Hari Raya Lebaran yang datang di bulan Agustus nanti, Samiyana menjelaskan kondisinya masih aman. Selain itu, harga daging sapi di pasar selalu dikontrol dan diawasi oleh Dinas Peternakan Kabupaten Jayapura melalui unit-unit teknis di lapangan.

"Yang jelas harga daging sapi dan stoknya masih aman di Kabupaten Jayapura," ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.