Kompas.com - 07/06/2013, 16:46 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MAKASSAR, KOMPAS.com - Teror bom molotov kembali terjadi di Makassar. Kali ini, asrama mahasiswa asal Kabupaten Palopo, Sulawesi Selatan yang terletak di Jalan Kijang, Makassar dilempar bom molotov, Jumat (7/6/2013). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut, namun bom molotov yang berisikan bensin sempat membakar pintu asrama.

Selain dilempari bom molotov, pelaku yang berjumlah dua orang berboncengan motor juga melempari kaca jendela asrama hingga pecah. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Endi Sutendi membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Endi, polisi kini masih melakukan penyelidikan atas kasus pelemparan bom molotov terhadap asrama mahasiswa Palopo di kota Makassar itu. "Awalnya pengendara motor berboncengan melakukan pelemparan pada kaca asrama dengan menggunakan batu dan langsung melarikan diri.

Sekitar sepuluh menit kemudian, dua pria tak dikenal berboncengan motor melempari asrama Palopo di Jalan Kijang dengan bom molotov yang mengenai pintu depan asrama. Namun api yang bersumber dari bom molotov tidak membesar dan hanya membuat pintu berwarna hitam bekas terbakar," kata Endi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.