Saling Ejek Perempuan, Siswa MA di Sampang Tawuran

Kompas.com - 04/06/2013, 17:47 WIB
|
EditorFarid Assifa

SAMPANG, KOMPAS.com — Puluhan siswa Madrasah Aliyah di Sampang, Jawa Timur, Selasa (4/6/2013) terlibat aksi tawuran. Tawuran antarsesama pelajar satu sekolah setara dengan SMA itu terjadi di depan Gedung Wijaya Kusuma, bersebelahan dengan Kantor DPRD Sampang.

Icha, salah satu siswi kelas XI, mengatakan bahwa tawuran berlangsung cepat karena keburu dibubarkan sejumlah penarik becak yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

"Saya dan teman-teman lainnya terkejut karena tiba-tiba ada anak-anak langsung tawuran," ungkap siswi jurusan IPS ini.

Sebelum kejadian, para siswa terlibat adu mulut dengan siswa lainnya dan saling mengejek perempuan mereka. Karena ada yang tidak bisa menahan emosi, para siswa itu kemudian baku hantam.

"Awalnya hanya dua siswa. Namun, teman-teman lainnya langsung ikut-kutan memukuli. Saya hanya melihat saja karena takut mendekat," kata Icha.

Ia juga enggan menjelaskan identitas siswa yang tawuran itu berasal dari sekolah mana. Icha hanya mengatakan bahwa mereka adalah madarasah aliyah (MA) di Sampang. Hal itu terlihat dari logo di baju seragam mereka. Di Sampang sendiri terdapat dua MA negeri.

Sementara itu, Salim, penarik becak asal Jalan Mawar, Kota Sampang, yang melerai para siswa itu, mengaku kewalahan menghentikan perkelahian tersebut karena jumlah mereka lebih kurang 25 orang.

"Untuk mengusir mereka, saya berteriak seakan-akan ada polisi dan TNI datang menuju lokasi tawuran sehingga satu per satu mereka melarikan diri," ungkap Salim.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X