Kompas.com - 04/06/2013, 11:56 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Seorang janda bernama Rita (25), warga Kampung Jemlongan, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, nekat membuang bayi yang baru dilahirkannya ke sebuah sungai di wilayah Kecamatan Bojong Gambir.

Bayi itu merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang pria berdomisili Papua. Kepala Polsek Bojong Gambir Inspektur Satu Budi Rahayu mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya setelah mayat bayi itu ditemukan oleh seorang warga yang tengah memancing di sungai tersebut.

"Awalnya yang menemukan mayat bayi ini melapor ke Polsek, dan kami langsung menelusurinya dengan saksi-saksi yang ada. Kepada kami, tersangka sudah mengakui perbuatannya," terang Budi saat ditemui di ruang SPK Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (4/6/2013).

Budi menambahkan, tersangka hari ini telah diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya untuk diselidiki lebih lanjut. Tersangka pun langsung ditahan di ruang tahanan Polres dan, jika terbukti bersalah, akan dijerat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

"Tersangka mengaku ke kepolisian nekat membuang bayi itu untuk menutupi aibnya karena telah hamil di luar nikah dan prianya kabur entah ke mana," tambah dia.

Sementara tersangka memilih bungkam dan enggan memberikan keterangan kepada wartawan saat hendak dimintai keterangan. Ia hanya menganggukkan kepalanya saat ditanya apakah dirinya yang membuang bayi tersebut ke sungai.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X