Kompas.com - 15/05/2013, 18:58 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

 

JAMBI, KOMPAS.com- Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memperpanjang masa moratorium izin baru kawasan hutan primer dan lahan gambut disambut positif.

Kalangan lembaga swadaya masyarakat maupun pemerintah daerah di Jambi mendukung keputusan yang dinilai efektif memperlambat deforestasi.

Presiden telah memperpanjang moratorium untuk dua tahun ke depan, melalui Inpres serupa, yaitu Nomor 6 Tahun 2013 . Sebelumnya, Inpres Nomor 10 tahun 2011 akan berakhir pada 20 Mei nanti.

Data Kementerian Kehutanan, moratorium sudah menekan deforestasi dari 3,5 juta hektar per tahun menjadi 450.000 hektar per tahun.

Direktur Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi, Rakhmat Hidayat mengatakan, moratorium efektif mengurangi deforestasi sekaligus meningkatkan luasan tutupan hutan primer dan lahan gambut.

"Hanya saja dalam perpanjangan moratorium ini, kita jangan memberikan cek kosong. Namun mengawal dengan ketat upaya perlindungan hutan," ujarnya, di Jambi, Rabu (15/5/2013).

Warsi mendorong agar momentum perpanjangan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memperbaiki tata kelola kehutanan, penataan proses pemberian izin, dan perencanaan penggunaan lahan yang mendukung target pembangunan ekonomi nasional dan menghormati hak-hak masyarakat setempat.

Perlu penyelesaian satu peta bersama pengelolaan sumber daya alam defenitif sebagai acuan investasi, pembangunan, perlindungan ekosistem bagi masyarakat asli yang bergantung pada hutan.

Menurut dia, jika tata kelola kehutanan sudah baik moratorium baru boleh dihentikan.

"Dengan capaian ini akan menciptakan investasi sehat dan kepastian hukum dalam berinvestasi, sekaligus melindungi ekosistem penting serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat," ujar Rakhmat.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.