Kompas.com - 11/05/2013, 16:07 WIB
|
EditorTri Wahono

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 115 kontainer berisi 2.264 kubik kayu olahan jenis Merbau senilai Rp 80 miliar ditahan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kayu-kayu tersebut tidak dapat keluar dari area pelabuhan karena tidak dilengkapi dokumen resmi alias ilegal.

Kayu olahan tersebut dikirim oleh PT. RTA yang beralamat di Sorong, Papua, kepada tiga perusahaan di Jatim yakni ke PT YC Gresik, PT KJP Sidoarjo, dan UD SG Surabaya.

"Dari tiga perusahaan tersebut, rencananya kayu-kayu itu akan dikirim ke China," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (11/5/2013).

Pihaknya belum dapat menyebut pihak mana saja yang bertanggung jawab atas pengiriman kayu-kayu tersebut. Sebab, polisi masih melakukan pengembangan penyelidikan.

"Kami menduga ada sindikat yang melibatkan pihak pemerintah, karena polisi juga mengamankan satu bendel dokumen faktur yang dilegalisir Dinas Perindustrian dan Pertambangan Kota Sorong," terangnya.

Polisi kini hanya masih melakukan pemeriksaan terhadap Johanes Silooy (60), selaku manajer operasional PT Temas Surabaya. Dari 115 kontainer itu, 27 kontainer ada di sebuah pergudangan di Gresik dan sisanya ada di Depo Temas dan di Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X