Kompas.com - 07/05/2013, 19:29 WIB
|
EditorKistyarini

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pengusutan kasus pemerkosaan, pembunuhan, dan pembakaran siswi SMK YPKK Maguwoharjo, Priya Puspita Restanti (16) baru sampai tahap pertama. Pihak kepolisian masih akan melakukan rekonstruksi guna mendalami kasus ini.

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Heru Muslimin mengatakan, pihaknya baru sampai pada tahap pertama yakni pemberkasan terhadap para tersangka. Kepolisian juga akan menggelar rekontruksi di lokasi kejadian.

"Prosesnya masih panjang dan membutuhkan waktu. Pengusutan tidak semudah seperti apa yang dibayangkan. Masih butuh pendalaman agar benar-benar terkuak," terang Heru, Selasa (7/5/2013).

Saat dikonfirmasi tentang isu bahwa selain Priya, ada lagi korban perkosaan dengan pelaku yang sama, Heru menjawab, pihaknya belum menerima laporan tentang hal itu.  "Kita belum mendapat laporan mengenai hal tersebut," Tegasnya.

Seperti yang diberitakan, orangtua almarhumah Priya mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta guna meminta pendampingan hukum terkait proses pengusutan karena menilai saat ini penyidikan kasus itu tidak transparan. 

Sebagaimana yang diketahui, jasad Priya, warga Dusun Medelan Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, ditemukan dalam kondisi terbakar di bawah pohon bambu dekat area persawahan pada Selasa (16/4/2013) lalu. Sebelum dibunuh dan dibakar korban diperkosa oleh tujuh pelaku yakni YN, BG, AR, SHY, ED, HRD, dan CA.

Aksi bejat itu dilakukan disebuah rumah kosong milik nenek YN. Saat ini ketujuh pelaku telah ditangkap dan berada di tahanan Polres Sleman untuk menjalani proses hukum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.