Kompas.com - 06/05/2013, 20:36 WIB
Penulis Adi Sucipto
|
EditorAgus Mulyadi

TUBAN, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian Resor Tuban, Jawa Timur,  mengungkap kasus pembunuhan terhadap Kasman (35) warga Dusun Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, yang ditemukan tewas bersimbah darah di pekarangan warga 30 April lalu. Pembunuhan itu berawal dari perselisihan keluarga.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Tuban, Ajun Komisaris Wahyu Hidayat, Senin (6/5/2013), mengemukakan, awalnya pada Senin (29/4/2013) korban mendatangi rumah mertuanya, Sujak (55), yang berjarak 200 meter dari rumahnya. Ia diduga dalam keadaan mabuk, usai menyaksikan langen tayup  di kampungnya.

Korban ke rumah mertuanya untuk meminta istrinya kembali ke rumahnya, tetapi sang istri menolak. Tetapi ia mengancam, memaksa dan menarik istrinya sambil membawa pedang.

Mendengar keributan, tersangka terbangun dan terlibat cekcok dengan korban. Tersangka segera mengambil parang karena jengkel. Mertua dan menantu itu pun terlibat perkelahian. Tersangka berhasil membacok korban. Korban yang terkena sabetan parang di leher, berlari sambil membawa pedangnya.

Keesokan harinya pada Rabu (30/4/2013) pukul 13.00 WIB, korban ditemukan tewas tergeletak di pekarangan di belakang rumah Yono. Saat itu kakaknya, Sutinah (40), yang hendak mencari rumput, mendapati korban mengalami luka parah di leher bagian belakang tembus tulang dan darah di tubuhnya sudah mengering.

Di dekat tubuh Kasman ditemukan pedang dan sandal. Tubuh korban dioptopsi di Puskesmas Singgahan. "Saat ini tersangka sudah ditahan dan menunggu proses hukum selanjutnya," kata Wahyu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.