Kompas.com - 06/05/2013, 13:46 WIB
EditorTri Wahono

SEMARANG, KOMPAS.com - Gara-gara bentrokan antara suporter PSIS dan warga di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, dua siswa sekolah dasar terpaksa batal ikut ujian nasional (UN).

Mereka masing-masing Nur Santoso dan Ferdian, siswa SD PL Tarsisius Semarang. Keduanya tak bisa ikut UN SD hari pertama karena tertahan di tengah bentrokan saat perjalanan pulang dari Grobogan ke Semarang, Minggu (6/5/2013) malam.

"Saya tertahan semalaman di sana. Barusan saya sampai Semarang sekitar pukul 09.30 WIB bersama Ferdian," kata Nur Santoso di Semarang, Senin (6/5/2013).

Ia menceritakan, awalnya berangkat bersama kawan-kawannya, Minggu pukul 11.00 WIB, untuk menonton pertandingan antara PSIS dengan Persipur di Purwodadi, Grobogan.

Seusai pertandingan yang berakhir imbang 0-0, rombongan suporter kembali  ke Semarang sekitar pukul 18.30 WIB. Namun, saat melintas di Pasar Godong, Purwodadi, rombongan suporter dihadang warga.

"Akhirnya, rombongan saya terpencar. Beruntung ada warga yang menolong saya dan beberapa kawan untuk bersembunyi. Namun, tetap saja kami tidak bisa pulang karena situasi masih panas. Terpaksa kami menginap di sana," katanya.

Esok harinya, mereka memberanikan pulang karena harus mengikuti UN. Namun, keduanya baru bisa keluar setelah menunggu pengawalan polisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin mengaku telah mendapatkan laporan siswa yang terpaksa tidak bisa ikut UN SD karena tertahan di perjalanan akibat bentrok antara suporter dengan warga setempat.

"Sudah saya dapat laporannya, ada beberapa siswa. Namun, saya tidak hafal sekolahnya. Yang jelas, hak anak untuk mengikuti UN tetap kami layani. Mereka yang tidak bisa ikut hari ini (6/5) ya ikut UN susulan," katanya.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.