Jalan Rusak, Wali Kota dan Bupati Bandung Dilaporkan ke Polda Jabar

Kompas.com - 05/05/2013, 17:04 WIB
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com — Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) mengadukan Wali Kota Bandung Dada Rosada dan juga Bupati Bandung Dadang M Naser ke Polda Jabar, terkait banyaknya jalan rusak yang memakan korban jiwa di kedua daerah tersebut.

"Kita sudah melaporkan kemarin (Sabtu, 4/5/2013) oleh kuasa hukum HLKI dengan menyertakan 250 formulir pengaduan selama 4 bulan ke belakang. Untuk sementara yang dilaporkan adalah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Menyusul Bandung Barat dan Sumedang. Karena memang paling banyak korban di Jawa Barat adalah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung," kata Ketua HLKI Firman Turmantara, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (5/5/2013).

Selain kepala daerah, lanjut Firman, pihak DPRD di dua daerah tersebut dan daerah lainnya di Jawa Barat yang bermasalah dengan jalan rusak juga akan dilaporkan ke Polda Jabar.

"Bukan kepala daerah saja, tapi DPRD-nya juga bertanggung jawab. Karena dalam undang-undang konsumen tentang layanan publik tidak lepas dari tanggung jawab pemerintah dan legislatif," katanya.


Firman menyebutkan, laporan terkait jalan rusak tersebut tidak hanya berdasar pada bukti-bukti formulir pengakuan dari para korban dan keluarga korban saja. Ia pun mengaku, telah melampirkan tujuh buah surat yang pernah masuk ke lembaga pengaduan pelayanan publik atau Ombudsman terkait jalan rusak.

"Kita juga menyertakan tujuh surat pengaduan ke Ombudsman. Artinya, kita sudah cukup banyak dasar pengaduan termasuk pengaduan dari masyarakat dan berita-berita di media," bebernya.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, pengaduan tersebut akan segera diproses oleh pihak Polda Jabar secepatnya. "Ya, akan kita proses sebagaimana ketentuan yang berlaku. Kita akan panggil saksi-saksi, korban dan saksi ahli terkait pidana yang dilaporkan," ujar Martinus.

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X