Kompas.com - 03/05/2013, 23:07 WIB
EditorFarid Assifa

GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan membuat peraturan bupati tentang bilik warung internet sebagai bentuk keprihatinan terhadap tingginya kasus pencabulan di wilayah setempat.

Bupati Gunung Kidul Badingah di Gunung Kidul, Jumat (3/5/2013) mengatakan, kasus pencabulan yang melibatkan pelajar sangat memprihatinkan, yang terakhir terjadi di wilayah Kecamatan Playen dengan  korban sejumlah anak di bawah umur.

"Kasus tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah saja, namun juga menjadi tanggung jawab keluarga, lingkungan dan pemerintah daerah," kata Badingah.  

Sebagai bentuk tanggung jawab, kata Badingah, Pemkab Gunung Kidul akan membuat peraturan mengenai bilik warnet yang sempat diutarakan oleh Divisi Pengorganiasasian Masyarakat dan Advokasi Yayasan Rifka Anisa Yogyakarta, yang menengarai warnet sering dijadikan tempat mesum.

"Kami akan segera siapkan peraturannya," kata dia.

Ia mengatakan, pembahasan mengenai substansi materi peraturan bupati terkait ketinggian bilik warnet, pemkab akan melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

"Peraturan ketinggian bilik ini diharapkan mampu menekan penyalahgunaan warnet. Menurut kami, warnet seharusnya dijadikan tempat mencari ilmu bukan tempat mesum atau melakukan tindakan asusila," kata Badingah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Staf Bidang Usaha dan Pemasaran Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunung Kidul Luthfi Setyo Nugroho mengatakan, jumlah warnet yang ada di Gunung Kidul sebanyak 81 tempat yang tersebar di 18 wilayah kecamatan.

"Jumlahnya bisa berkurang atau bertambah karena pertumbuhannya cepat," katanya.

Ia mengatakan, jumlah tersebut belum semuanya memiliki izin, hanya lima puluh persennya saja. "Kami akan melakukan pembinaan, untuk melengkapi izinnya," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.