Lokasi Kecelakaan Bus Nugroho Jadi Tontonan Warga

Kompas.com - 03/05/2013, 15:59 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SEMARANG, KOMPAS.com — Lokasi kecelakaan bus PO Nugroho H1574AG jurusan jurusan Mangkang-Tembalang, Jumat (3/5/2013), masih menjadi tontonan warga. Ratusan warga tampak berkerumun di tempat kecelakaan.

Kemacetan di sejumlah jalan yang terhubung dengan Jalan dr Wahidin, Semarang, pun terjadi. Pasalnya, penanganan aparat di lokasi kecelakaan dilakukan dengan menutup sepanjang jalan tersebut.

Sejumlah petugas kepolisian tampak melakukan fotogrametri untuk melakukan penyelidikan kecelakaan. Penyelidikan dilakukan oleh Traffic Accident Analis Polda Jawa Tengah.

Disebutkan, bus diduga mengalami rem blong sehingga mengakibatkan kecelakaan beruntun. Bus Nugroho setidaknya menabrak delapan sepeda motor, tiga mobil, dan satu bus yang melaju dari arah berlawanan.

Data sementara korban yang tewas sebanyak tiga orang, luka berat enam orang, dan luka ringan delapan orang. Korban tewas saat ini berada di RS Roemani Semarang (bukan di RS Kariadi seperti yang diberitakan sebelumnya).

Kepala Polrestabes Semarang Kombes Elan Subilan mengatakan, sopir saat ini sudah diamankan. Sopir menyerahkan diri ke pos polisi terdekat.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

    Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

    Regional
    Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

    Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

    Regional
    Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

    Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

    Regional
    Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

    Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

    Regional
    Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

    Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

    Regional
    Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

    Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

    Regional
    Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

    Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

    Regional
    Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

    Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

    Regional
    Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

    Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

    Regional
    Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

    Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

    Regional
    Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

    Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

    Regional
    Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

    Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

    Regional
    Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

    Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

    Regional
    2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

    2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

    Regional
    PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

    PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X