Kompas.com - 02/05/2013, 17:09 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SUKOHARJO, KOMPAS.com — Puluhan mahasiswa Universitas Muhamadiyah Surakarta memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei dengan long march dan orasi di ruas jalan utama Solo-Jogja.

Selain itu, mahasiswa yang geram atas kekacauan pelaksanaan ujian nasional menuntut pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencopot M Nuh dari jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk menghapuskan sistem UN yang dianggap membuat siswa berlaku curang dan bohong.

"Kita melihat dengan UN justru membuat siswa berlomba-lomba untuk mencari bocoran soal dan efeknya membuat siswa bertindak tidak jujur," kata Budi Harstanto, koordinator lapangan, Kamis (2/5/2013).

Pemerintah harus menanggapi usulan untuk tidak memberlakukan lagi UN tahun depan. Sementara itu, massa aksi sempat memblokir jalan dan memacetkan jalur utama Solo-Jogja, melanjutkan aksinya dengan duduk di tengah jalan, serta mengadakan pertunjukan teatrikal.

Aksi teatrikal yang ditampilkan ini merupakan simbol pemerintah yang semena-mena membuat UN sebagai ajang pembodohan siswa. Mahasiswa melihat ketidakprofesionalan jajaran pejabat di Kemdikbud, sehingga membuat kekacauan saat UN. "Ujian nasional yang seharusnya serempak, ternyata tidak bisa terwujud dan itu membuat siswa dirugikan," kata Budi.

Setelah satu jam memblokir jalan, massa akhirnya membubarkan diri dengan berjalan jongkok. Aksi jalan jongkok tersebut sebagai simbol tuntutan agar M Nuh mundur dari jabatannya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X