Kompas.com - 29/04/2013, 18:46 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Save Soedirman, Senin (29/4/2013) melayangkan surat somasi kepada pimpinan universitas itu. Somasi tersebut terkait tingginya biaya kuliah di perguruan tinggi negeri ini.

Koordinator Save Soedirman, Munirah Dinayati ,seusai memberikan surat somasi kepada Sekretaris Rektor Unsoed di Purwokerto, Senin siang mengatakan, pihaknya memberi waktu 2 x 24 jam kepada pimpinan Unsoed untuk menanggapi somasi tersebut.

"Jika tidak ada tanggapan, kami akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum," tegasnya.

Somasi tersebut didasari sikap pimpinan Unsoed yang tidak melibatkan mahasiswa saat menetapkan nominal uang kuliah tunggal (UKT). Penghitungan UKT oleh mahasiswa pun tidak digunakan Unsoed dalam menentukan besaran uang kuliah.

Hal ini membuat mahasiswa merasa dikhianati karena berdasarkan surat perjanjian di atas meterai yang ditandatangani pada tanggal 17 Desember 2012, Rektor menjamin mahasiswa akan dilibatkan dalam pembahasan UKT. Akan tetapi, Rektor justru menetapkan nominal UKT secara sepihak tanpa pemberitahuan terlebih dulu kepada mahasiswa.

Mahasiswa berkeras banyak biaya unit yang dijadikan dasar penentuan nilai UKT, dibuat tanpa dasar oleh pihak rektorat. Penghitungan UKT yang dilakukan Unsoed dinilai menyimpang dari evaluasi yang dilakukan Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Unsoed telah melakukan penarikan iuran lain selain uang kuliah tunggal.

Rektor Unsoed Edy Yuwono, yang sempat menemui mahasiswa, enggan berdialog dengan mereka.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juru Bicara Unsoed, Endang Istanti, mengatakan, somasi dari mahasiswa sedang dipelajari oleh pimpinan Unsoed.

Somasi ini menambah panjang persoalan yang sedang mendera Unsoed. Seperti diketahui, sejumlah petinggi Unsoed, termasuk Edy Yuwono, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerjasama Unsoed-PT Aneka Tambang di Purworejo senilai Rp 5,8 miliar.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X