Tak Dapat Proyek, Sumadi Bunuh Kepala Desa - Kompas.com

Tak Dapat Proyek, Sumadi Bunuh Kepala Desa

Kompas.com - 12/04/2013, 18:34 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Sumadi (45), warga Dusun Semen, Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang harus kembali mendekam di jeruji besi akibat perbuatannya. DIa telah membunuh kerabatnya sendiri sekaligus Kepala Desa setempat, Barnabas Kadar (43).

Sumadi mengaku nekat menghabisi nyawa Barnabas karena jengkel. Sebab, menurut Sumadi, selama Barnabas menjabat menjadi Kepala Desa, dia selalu mempersulit lahan pekerjaan Sumadi sebagai penambang pasir, maupun dalam pekerjaan lainnya.

"Kalau ada proyek, dan itu ada nama saya, pasti dicoret atau bisa dipastikan gagal," kata Sumadi, di Mapolres Kabupaten Magelang, Jumat (12/4/2013).

Sumadi menceritakan, kesulitan mendapat lahan pekerjaan selalu berulang kali terjadi sejak korban menjabat sebagai Pjs Kepala Desa Krinjing selama empat tahun yakni mulai 1998 hingga 2002. Namanya selalu tidak tercantum dalam proyek apapun di desa setempat.

Sumadi memang adalah seorang residivis pada kasus yang sama pada 1998 silam. Perbuatannya kembali dilakukan terhadap Barnabas pada Rabu 10 April lalu. Sumadi pun mengaku sudah jauh hari merencanakan akan menghabisi nyawa korban.

Saat itu, Sumadi menunggu korban di Jalan Desa, sekitar pukul 19.00 WIB, dengan bekal sebilah kapak dan sepeda motor miliknya. "Waktu dia datang, saya hadang persis di hadapannya. Lalu saya ajak ke pinggir jalan. Sempat adu mulut, karena saya hilang kesabaran akhirnya dia saya bacok," ungkap Sumadi.

Korban tewas pun dengan lima luka bacok di bagian kepala, leher dan tubuh. Setelah melakukan perbuatan sadis itu, tersangka mengaku puas. Namun, tak membantah bahwa dia juga menyesali perbuatannya tersebut.

Sementara itu, Kepala Polres Magelang AKBP Guritno Wibowo mengaku masih akan mandalami kasus tersebut. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sepeda motor Honda Vario Nopol AA 3149 MT milik tersangka, sebuah kapak berdiameter 8 centmeter bertangkai kayu sepanjang 60 centimeter, serta pakaian Barnabas.

"Tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," kata Guritno.


EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Regional
Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional
Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Internasional
Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional

Close Ads X