Kompas.com - 29/03/2013, 03:29 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

MAGELANG, KOMPAS.com - Joko Prasetyo, terdakwa kasus dugaan KDRT, meminta istrinya, Siti Rubaidah (Ida), mempertemukannya dengan kedua anak mereka. Joko yang juga menjabat Wakil Wali Kota Magelang ini mengaku sudah sebulan tidak bertemu dengan buah hatinya.

"Sebulan ini, saya sabagai Bapaknya tidak tahu kondisi anak-anak saya. Dan sejak itu pula kebebasan anak-anak dalam berekspresi, mendapatkan pendidikan, kesehatan telah dirampas oleh Ida dan kelompok-kelompok pendukungnya," kata Joko usai menjalani sidang lanjutan kasus KDRT di Pengadilan Negeri Kota Magelang, Kamis (28/3/2013).

Menurut Joko, sudah hampir satu bulan ini kedua putrinya, Bella Mustad Avina (12) dan Aulia Mahardika P (6) dibawa oleh Ida tanpa seizinnya. Bahkan sampai saat ini, kata Joko, keduanya tidak masuk sekolah dan tidak diketahui keberadaannya.

"Kami masih melakukan konsultasi ke beberapa pihak. Jika ini merupakan kasus hukum, tidak menutup kemungkinan kami akan melaporkan ke pihak yang berwajib," tegas Joko lagi.

Sementara  dalam persidangan kasus KDRT, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Magelang menolak eksepsi (keberatan) Joko Prasetyo. Menurut hakim, surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum sudah memenuhi syarat formil dan materiil.

"Surat dakwaan jaksa penuntut umum sah dan sudah memenuhi syarat formil maupun materiil seperti diatur dalam Pasal 143 Ayat 2 KUHAP," kata Ketua majelis Hakim H Yulman yang didampingi Ratriningtias dan Khotimah sebagai hakim anggota.

Untuk itu, Majelis Hakim menyatakan perkara dugaan KDRT yang dilakukan oleh orang nomor dua di Kota Magelang terhadap istrinya, Siti Rubaidah, dilanjutkan dan menangguhkan beban perkara sidang hingga putusan akhir. Sidang kembali akan digelar, Selasa (2/4/2013) di PN Kota Magelang dengan agenda menghadirkan saksi-saksi dari Jaksa Penuntut Umum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.