Tambang Emas Masih Ancam Waduk Riam Kanan - Kompas.com

Tambang Emas Masih Ancam Waduk Riam Kanan

Kompas.com - 25/03/2013, 03:32 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Aktivitas penambangan emas ilegal di sekitar Waduk Riam Kanan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan hingga kini masih mengancam kondisinya karena sampah yang dihasilkan dari penambangan tersebut bisa mempercepat proses sendimentasi.

Salah seorang Staf Sipil PLTA Riam Kanan, Johan, Minggu mengatakan, aktivitas pertambangan emas ilegal tersebut dikhawatirkan berdampak buruk terhadap kondisi waduk.

"Tidak menutup kemungkinan air yang tercampur dengan kandungan raksa dan merkuri yang digunakan untuk penambangan itu, masuk ke dalam waduk," kata Johan di Banjarmasin, Minggu (24/3/2013).

Padahal tambah dia, fungsi waduk bukan hanya untuk pembangkit listrik tenaga air, tetapi juga sebagai bahan baku air minum dan juga dimanfaatkan untuk keramba ikan oleh masyarakat.

Menurut Johan, berdasarkan penelitian, kandungan berbahaya tersebut memang belum mencemari waduk, namun bila aktivitas tersebut dibiarkan berlangsung tidak menutup kemungkinan bisa merusak waduk.

Manager Humas PT PLN Kalseteng dan Manager PLTA, Riyadi mengatakan, pihaknya sering melakukan razia, termasuk dengan aparat kepolisian, namun hingga kini upaya tersebut belum berdampak maksimal.

"Tidak jarang pada saat kita razia tidak menemukan aktivitas penambangan tersebut, setelah kita pergi penambangan kembali beroperasi," kata Riyadi.

Manager Humas PLTA Kalseteng Bambang Sutanto mengatakan, penambangan emas telah banyak menghancurkan kelestarian hutan di sekitar waduk, karena aktivitas penambangan tersebut juga dibarengi dengan penggundulan hutan.

"Terkait adanya pertambangan di kawasan sutet, seharusnya menjadi tanggung jawab Pemda dan bila mendekati sutet polisi yang bertindak," kata Bambang Sutanto.

Menurut dia, meski razia tambang juga sudah dilakukan, bahkan alat dumpingnya sudah dihancurkan dan dibuang namun aktivitas tersebut masih terus berlangsung. "Pekerja tambang memang penduduk setempat, tetapi pemodalnya dari luar," katanya.

Bambang menambahkan, bila material merkuri atau zat berbahaya dari aktivitas pertambangan emas tersebut masuk waduk, tidak akan larut tetapi masuk ke dasar air.

Bila masuk ke turbin, maka kandungan tersebut dapat merusak turbin kinetik sehingga mengganggu kinerja PLTA. "Terkait masalah tersebut saya sudah mengirimkan surat kepada gubernur agar dapat melakukan koordinasi tindakan razia," katanya.


EditorBenny N Joewono
Komentar

Terkini Lainnya

Menteri Agama: Seharusnya Pak Amien Rais Menjelaskan, Apa yang Dimaksud 'Politik'?

Menteri Agama: Seharusnya Pak Amien Rais Menjelaskan, Apa yang Dimaksud "Politik"?

Nasional
Gempa Bermagnitudo 5,8 Guncang Bali, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,8 Guncang Bali, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Ikuti Korsel, Korut Hentikan Siaran Propaganda di Perbatasan

Ikuti Korsel, Korut Hentikan Siaran Propaganda di Perbatasan

Internasional
Truk Hantam Angkutan Desa Berpenumpang Siswa SMK, 7 Terluka Parah

Truk Hantam Angkutan Desa Berpenumpang Siswa SMK, 7 Terluka Parah

Regional
Kasus E-KTP, KPK Periksa Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng

Kasus E-KTP, KPK Periksa Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng

Nasional
Ombudsman: Serbuan TKA karena Kewajiban Berbahasa Indonesia Dihapus

Ombudsman: Serbuan TKA karena Kewajiban Berbahasa Indonesia Dihapus

Nasional
Hakim Nilai Tak Ada Alasan Hapus Hukuman Mati untuk Penyelundup 1 Ton Sabu

Hakim Nilai Tak Ada Alasan Hapus Hukuman Mati untuk Penyelundup 1 Ton Sabu

Megapolitan
Amien Rais Sebut PAN Belum Pertimbangkan Usung Gatot Nurmantyo sebagai Capres

Amien Rais Sebut PAN Belum Pertimbangkan Usung Gatot Nurmantyo sebagai Capres

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pengedar Sabu di Kampung Ambon

Polisi Gerebek 6 Pengedar Sabu di Kampung Ambon

Megapolitan
Sandiaga Sebut Pedagang Pasar Blok G Akan Direloksi ke Parkiran Blok G

Sandiaga Sebut Pedagang Pasar Blok G Akan Direloksi ke Parkiran Blok G

Megapolitan
Hujan Guyur Aceh Timur, Api di Sumur Minyak Mulai Padam

Hujan Guyur Aceh Timur, Api di Sumur Minyak Mulai Padam

Regional
Macron: Mungkin, Trump Tidak Akan Lanjutkan Kesepakatan Nuklir Iran

Macron: Mungkin, Trump Tidak Akan Lanjutkan Kesepakatan Nuklir Iran

Internasional
Istri Munir dan Pegiat HAM Kembali Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi

Istri Munir dan Pegiat HAM Kembali Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi

Nasional
Investigasi Ombudsman Temukan Banyak TKA jadi Buruh Kasar hingga Sopir

Investigasi Ombudsman Temukan Banyak TKA jadi Buruh Kasar hingga Sopir

Nasional
Tanggapi Amien Rais, Mendagri Nilai Ceramah Agama Seharusnya Tak Disisipi Isu Politik

Tanggapi Amien Rais, Mendagri Nilai Ceramah Agama Seharusnya Tak Disisipi Isu Politik

Nasional

Close Ads X