Kompas.com - 16/03/2013, 17:35 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

SANGATTA, KOMPAS.com- Wisata Alam Sangkima, obyek wisata yang berada di area Taman Nasional Kutai (TNK), Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, makin diminati wisatawan. "Jumlah wisatawan semakin banyak. Setidaknya ada 200-500 wisatawan domestik mengunjungi Wisata Alam Sangkima per bulan. Jika musim liburan, lebih banyak lagi," ujar Hernowo Supriyanto, Kepala Seksi Pengelolaan TNK wilayah 1 Sangatta, Sabtu (16/3/2013).

Tempat ini berlokasi di poros Bontang-Sangatta. Hanya berjarak 22 km dari kota Sangatta atau 38 km dari kota Bontang. Retribusinya pun murah, yakni Rp 1.500 untuk wisatawan domestik dan Rp 15.000 untuk wisatawan mancanegara.

Daya tarik tempat ini antara lain pohon ulin berukuran besar yang berdiameter 2,47 m dan berumur 1.000 tahun lebih. Untuk menuju ke pohon itu, pengunjung bisa meniti papan-papan kayu sejauh 1 km. Selain ulin, daya tarik tempat ini rumah pohon, dan kucuran air 7 tingkat.

"Tempat ini menarik. Namun sayangnya di sepanjang jalan menuju ke sana sudah banyak rumah. Mestinya jangan ada bangunan karena tempat itu kan termasuk taman nasional," kata Amir Hamzah, seorang pengunjung yang juga warga Berau.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.