Kompas.com - 10/03/2013, 17:23 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

DENPASAR.KOMPAS.com - Seluruh pintu masuk ke Pulau Bali, mulai dari pelabuhan hingga bandara, akan ditutup total saat perayaan Nyepi, Selasa (12/3/2013). Pada hari raya tersebut, sesuai Catur Brata Penyepian, umat Hindu tidak boleh pergi keluar rumah.

"Gubernur sudah mengumumkan ke pihak-pihak terkait (soal penutupan akses keluar-masuk Pulau Bali)," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali, I Ketut Teneng di Denpasar, Minggu (10/3/2013). Terkait penutupan total ini, Pemprov Bali telah mengirimkan surat edaran bernomor 003.2/17319/DPIK kepada 34 instansi pemerintah dan swasta. Beberapa kementerian dan direktorat jendral, juga mendapatkan tembusan surat ini.

Penutupan Bandara dan Pelabuhan akan berlangsung 24 jam, Selasa (12/3/2013) mulai pukul 06.00 WITA hingga Rabu (13/3/2013) pukul 06.00 WITA. Selain pintu masuk utama Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padang Bai, dan Pelabuhan Benoa Denpasar, aktivitas di Pelabuhan-Pelabuhan khusus bongkar muat bahan bangunan seperti di Celukan Bawang, Buleleng juga ditutup.

Penghematan listrik

Sebelumnya, PT PLN Distribusi Bali memperkirakan konsumsi listrik di Pulau Dewata selama libur Hari Raya Nyepi, Selasa (12/3/2013), berkurang sekitar 40-60 persen beban puncak, dibandingkan hari biasa. Penghematan ini didapat sebagai akibat dari ritual Nyepi yang mengharuskan umat Hindu tak menyalakan api atau lampu listrik selama 24 jam.

"Jika dirupiahkan berkurangnya konsumsi listrik pada saat Nyepi kami perkirakan bernilai sekitar Rp 4 miliar," ujar Kepala Humas PLN Distribusi Bali Agung Mastika di Denpasar, Sabtu (9/3/2013). Nilai listrik yang dihemat, sebut dia, 290 megaWatt. 

Agung mengatakan selama Nyepi, PLN tetap mengoperasikan dan tidak akan melakukan pemadaman mesin-mesin pembangkit listrik. "Mesin tetap beroperasi, pasokan energi listrik juga tetap dilakukan kepada 839.619 konsumen tersebar di delapan kabupaten dan satu kota di Bali, seperti hari-hari biasanya," kata Agung. Hanya PLTD di Nusa Penida, yang tidak diaktifkan selama ritual berlangsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.