Kompas.com - 06/03/2013, 22:56 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com -- Penangkapan sebuah truk yang mengangkut 2 ribu liter solar seusai melakukan pengisian BBM ilegal di SPBU Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Selasa kemarin, berbuntut panjang. Selain mengamankan truk berisi 10 drum solar dan 3 orang tersangka, polisi juga menyegel SPBU tersebut untuk penyelidikan.

Dari pantauan Kompas.com di depan SPBU, Rabu (06/03/2013) siang tadi, sejumlah polisi berjaga di dalam SPBU dan warga yang akan membeli bensin terpaksa balik karena pintu masuk SPBU dipasangi garis polisi.

"Untuk kepentingan penyelidikan, SPBU ditutup sementara dengan dipasangi garis polisi," ujar Kepala Seksi Humas Polsek Denpasar Barat, Aiptu I Ketut Merta Bujangga saat dihubungi sore tadi. Polisi kini tengah menyiapkan surat panggilan untuk pemilik SPBU dan pemilik truk guna dimintai keterangannya terkait dugaan jual beli BBM subsidi ke industri.

Seperti diberitakan, aparat Polsek Denpasar Barat mengamankan sebuah truk yang mengangkut 2 ribu liter solar bersubsidi di SPBU Jalan Gatot Subroto Denpasar, Selasa kemarin. Truk pembawa 2 ribu liter solar yang disimpan dalam 10 drum tersebut diamankan karena tidak memiliki izin pembelian BBM bersubsidi jenis solar dalam jumlah besar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.