Kompas.com - 21/02/2013, 08:48 WIB
|
EditorRusdi Amral

KETAPANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Ketapang, Kalimantan Barat menyita 3,2 ton solar ilegal yang disimpan dalam 16 drum. Kasus itu terungkap saat polisi menangkap sebuah truk tanpa nomor polisi.

Kepala Kepolisian Resor Ketapang Ajun Komisaris Besar Ary Wahyu Widijananto melalui Wakapolres Komisaris Saiful Alam, Kamis (21/2/2013) menjelaskan, solar dibeli dari SPBU dengan dokumen palsu. "Solar dibeli dengan dokumen palsu dari pemilik resmi Benny Wijaya padahal pemilik resmi sedang tidak membeli solar ke SPBU," kata Alam.

Truk itu ditangkap polisi di Benua Kayong saat menuju Tumbang Titi. Solar dibeli di SPBU Pawan Kapuas Raya, Ketapang. Surat-surat yang dipalsukan untuk membeli solar itu antara lain surat rekomendasi, izin gangguan usaha, izin usaha perdagangan. Setelah diselidiki, solar itu ternyata milik Hamadi Edi.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.