Tularkan Empat Hal Ini kepada Para Siswa

Kompas.com - 12/02/2013, 10:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gerakan Indonesia Mengajar kembali mengajak para kalangan pekerja profesional untuk menjadi relawan pengajar dan berbagi ilmu dalam program Kelas Inspirasi yang ditujukan untuk anak Sekolah Dasar (SD). Ada empat hal yang harus menjadi landasan bagi para relawan ini saat berada di ruang kelas. Empat hal ini pula yang perlu ditularkan kepada generasi muda Indonesia.

Ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar, Anies Baswedan mengatakan bahwa hal pertama adalah kejujuran. Sebenarnya, kejujuran ini menjadi landasan dalam berbagai aspek kehidupan sehingga anak-anak pada pendidikan dasar ini harus ditekankan dengan kejujuran dan integritas apapun cita-citanya.

"Nomor satu kejujuran. Cita-cita apapun dan profesi apa saja menuntut kejujuran dan integritas yang tinggi. Yang terjadi di negara kita saat ini karena banyak orang terjebak dalam cicipan murah kekuasaan sehingga lupa integritas dan kejujuran," kata Anies di hadapan para relawan pengajar Kelas Inspirasi di Auditorium Gedung Indosat, Jakarta, Sabtu (9/2/2013).

Pesan kedua, para relawan pengajar ini dalam menjelaskan profesi yang dimiliki tidak boleh lupa untuk menuturkan kerja keras yang dijalaninya. Anies mengungkapkan bahwa meraih mimpi dan cita-cita itu pasti butuh kerja keras dalam prosesnya. Hal itu yang perlu dibagi bersama dengan anak-anak ini.


"Poinnya bagaimana menjelaskan profesi yang kita miliki saat ini melalui proses dan kerja keras," ujar Anies.

Yang ketiga, sikap pantang menyerah yang harus dibangun dari anak-anak ini melalui semangat dan kisah inspiratif yang ditularkan oleh para relawan pengajar. Dengan kehadiran para relawan pengajar dari berbagai profesi ini, diharap membuka mata anak-anak bahwa mimpi dan cita-cita apapun yang positif layak diperjuangkan.

"Memiliki mimpi itu normal. Besok buka dan tunjukkan bahwa mimpi bisa mengubah hidup. Cari cerita inspiratif. Banyak sekali cerita inspiratif. Biarkan anak-anak bermimpi besar," jelas Anies.

"Keempat dan sangat penting adalah kemandirian. Ini membantu mendorong sukses yang diraih. Sekali lagi mari tanamkan bibit mimpi pada anak-anak Indonesia," tandasnya.

Seperti diketahui, kegiatan Kelas Inspirasi yang diikuti oleh 599 relawan pengajar dari berbagai latar belakang profesi ini akan dilakukan pada 20 Februari mendatang di 58 SD negeri yang tersebar di Jakarta. Selama sehari, para relawan pengajar ini akan menjelaskan mengenai profesi mereka kepada anak-anak yang ada di sekolah tersebut.

 



EditorCaroline Damanik

Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X