Kompas.com - 08/01/2013, 16:32 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

PANGKEP, KOMPAS.com - Akibat hujan deras dan angin kencang, seorang warga kampung Pasui, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep tewas tertimpa pohon. Korban Jumiati tertimpa pohon, saat menambatkan sapi peliharaannya di pohon kenari, Senin (7/1/2013) malam.

Saat tertimpa pohon, warga sempat mendengar teriakan korban. Warga pun bergegas keluar rumah dan melihat korban sudah tersungkur di tanah tak berdaya. Nyawa korban tak tertolong, akibat tulang leher dan tangannya patah.

Selanjutnya, korban di bawa pulang ke rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian untuk di semayamkan. Selain itu juga, pohon yang tumbang mengenai dua rumah warga. Akibatnya, rumah warga masing-masing Syamsuddin (40) dan Baba (38) mengalami kerusakan parah. Beruntung, penghuni rumah tidak berada tepat di bagian yang ditimpa pohon sehingga tak menelan korban.

Kepala Polres Pangkep, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Deni Hermanto kepada wartawan, Selasa (08/01/2013) mengatakan, korban meninggal tertimpa pohon mengenai kepala hingga tulang leher dan tangannya patah.

"Saat hujan yang disertai angin kencang melanda, anggota kepolisian sedang berpatroli di sejumlah wilayah di Pangkep. Tidak jauh dari lokasi kejadian, anggota berada di sana dan langsung mendapat laporan dari warga. Jadi korban langsung di evakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan," kata Deni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.