Hitung Cepat, 3 Pilkada di Jatim Diprediksi Satu Putaran - Kompas.com

Hitung Cepat, 3 Pilkada di Jatim Diprediksi Satu Putaran

Kompas.com - 13/12/2012, 09:21 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemilihan kepala daerah di tiga kabupaten di Jawa Timur kemungkinan besar hanya dilakukan satu putaran. Hal itu berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei Proximity, dimana pasangan pemenang mampu unggul mutlak atas lawan-lawannya.

Seperti diketahui, pada Rabu (12/12/2012), tiga kabupaten di Jatim menggelar pemilihan Bupati. Masing-masing Kabupaten Nganjuk, Bangkalan dan Sampang.

Direktur Sosial Politik Proximity A Hasan Ubaid menguraikan, hitung cepat itu dilakukan di 150 TPS di tiap kabupaten. Untuk Kabupaten Nganjuk diambil sample 67.726 pemilih, Kabupaten Sampang sebanyak 69.115 pemilih dan Kabupaten Bangkalan sebanyak 71.794 pemilih.

“Kami menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin error 1 persen,” jelasnya, Rabu.

Hasil hitung cepat yang dilakukan pada Rabu hingga pukul 17.00 WIB menyebutkan, Pilkada Kabupaten Bangkalan secara telak dimenangi oleh pasangan nomor urut 3 Makmun Ibnu Fuad – Mondir A Rofii (Makmur) dengan perolehan 92,07 persen. Pesaingnya, pasangan nomor urut 2 Nizar Zahro-Zulkifli (Nikmat) yang hanya memperoleh 7,93 persen.

Pada Pilkada Kabupaten Nganjuk, pasangan nomor urut 2 yakni Taufiqurrahman-Abdul Wachid Badrus mengungguli lima lawannya, dengan perolehan 31,88 persen. Disusul dengan pasangan nomor urut 1 Siti Nurhayati-Sumardi yang memperoleh 24,29 persen dan nomor 3 Njono Djojo Astro-Syaiful Anam 22,41 persen.

Di Kabupaten Sampang, dari enam pasangan yang berlaga, pasangan nomor 1 Fannan Hasib-Fadilah Budiono unggul dengan 32,36 persen, kemudian pasangan nomor 6 Hermanto Subaidi-KH Sakfar Sodiq dengan 27,61 persen, dan pasangan nomor 3 Noer Tjahja-Heri Purnomo dengan 20,32 persen.

“Adanya hasil itu di tiga kabupaten membuat pilkada berlangsung satu putaran saja,” pungkasnya.


EditorKistyarini
Komentar

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Megapolitan
Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Regional
Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Megapolitan
Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Internasional
Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Megapolitan
Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Nasional
Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Regional
Soal Tuntutan Pengemudi Ojek 'Online', Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Soal Tuntutan Pengemudi Ojek "Online", Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Nasional
Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Megapolitan
Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Internasional
Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Regional
Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Megapolitan
Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Regional
Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

Nasional

Close Ads X