Kompas.com - 10/12/2012, 12:54 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Sejumlah aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Wilayah Lampung mengadu ke DPR RI terkait polemik jadwal pemilihan gubernur Lampung, Senin (12/10/2012).

"Kedatangan kami ke Komisi II DPR RI adalah untuk mendesak pemerintah pusat agar segera mengambil sikap atas polemik pilgub Lampung. Serta, membuat payung hukum agar pelaksanaan pilgub ini dilaksanakan sebelum masa jabatan berakhir sesuai ketentuan UU," ujar Ketua LMND Eksekutif Wilayah Lampung Isnan Subkhi melalui pesan singkatnya, Senin.

Jadwal pilgub Lampung saat ini masih menjadi polemik dan belum dipastikan tanggalnya. Masa jabatan gubernur saat ini berakhir pada 2014. Namun, pilgub tidak bisa dilaksanakan pada tahun itu karena berbarengan dengan pemilu legislatif dan pemilihan presiden.

Untuk itu, sejumlah pihak, termasuk LMND, mendukung dimajukannya pilgub, yaitu 2013. Jadwal ini juga sempat didukung oleh Komisi Pemilihan Umum Lampung. Mereka beralasan, jika pilgub diundur hingga 2015, maka akan terjadi kekosongan jabatan.

Namun, usulan ini ditolak Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P dan jajaran Pemprov Lampung. Mereka beralasan, masa jabatan tidak bisa dipangkas karena masih banyak agenda pemerintahan yang belum tuntas.

Pekan lalu, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, KPU Pusat, KPUD Lampung dan Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P sempat bertemu untuk membahas soal jadwal pilgub itu.(Jon) Rapat itu memutuskan jadwal pilgub batal dilaksanakan pada 2013 seperti yang telah direncanakan semula. Kepastian jadwalnya masih menggantung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.