Kompas.com - 03/12/2012, 17:56 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Golkar langsung mem-blacklist nama Bupati Garut Aceng Fikri dari jajaran kader potensialnya. Golkar memastikan tidak akan mencalonkan Aceng lagi dalam Pemilihan Bupati Garut 2013. Pasalnya, Aceng dipandang membuat skandal memalukan, yakni menikahi perempuan muda berinisial FO (18) secara kilat. Belakangan, hal ini terungkap ke publik.

Langkah ini diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal Golkar Nurul Arifin, Senin (3/12/2012), di Jakarta. "Kasus ini tidak ada sangkut pautnya dengan partai karena kejadian ini menyangkut perilaku pribadi dia. Jelas, dengan sikapnya yang memalukan ini, Golkar tidak akan memajukan dia di pilkada berikutnya," ujar Nurul.

Dia menjelaskan, Aceng bergabung ke Golkar sejak tahun 2011. Ia sempat mencalonkan diri sebagai ketua dewan pimpinan daerah Golkar di Garut. "Tapi syukur kalah," kata anggota Komisi II DPR bidang pemerintahan itu.

Mantan artis yang kini menjadi politisi ini pun mendukung langkah korban mengadukan perlakuan Aceng ke aparat penegak hukum. Korban, lanjutnya, bisa menggunakan Undang-Undang tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga Pasal 8, 47, dan 48 terkait pelecehan seksual yang dilakukan secara verbal atau jenis lainnya. Ancaman hukumannya bisa 5-20 tahun penjara dan denda Rp 15-20 juta.

Pelaporan ke aparat kepolisian, lanjut Nurul, diperlukan agar tidak ada pejabat publik yang semena-mena mengumbar hasrat seksualnya. "Di negara lain pastinya pejabat seperti ini sudah mundur. Ini adalah bentuk perilaku pelecehan, penghinaan, dan kesewenang-wenangan terhadap perempuan," tandas Nurul.

Sebelumnya, Bupati Garut Aceng Fikri bersikeras tidak menyalahi aturan saat menikahi FO secara siri. Ia justru menganggap kasus ini sengaja diembuskan lawan politik guna mencemarkan nama baiknya.

"Masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan sejak 16 Agustus 2012 dengan surat kesepakatan di atas meterai dengan kompensasi nominal tertentu. Mungkin ada pihak yang mau menghancurkan nama baik saya menjelang Pemilihan Bupati Garut 2013 nanti," kata Aceng saat melakukan jumpa pers di Garut, Rabu (28/11/2012).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, tingkah Aceng Fikri menikahi dan menceraikan gadis di bawah umur dalam waktu empat hari, 16-19 Juli 2012, menuai protes. Sebagai kepala daerah, tindakannya dianggap tidak pantas dan melanggar aturan hukum. Ia dituduh melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak karena menikah dengan gadis di bawah umur dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Manusia karena menjanjikan imbalan tertentu untuk mau dinikahi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.