Kompas.com - 14/11/2012, 21:12 WIB
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com - Menyambut 1 Muharam, ribuan umat Islam di Kota Kediri, Jawa Timur tumpah ruah di Masjid Agung setempat, Rabu (14/11/2012), guna mendoakan bangsa Indonesia agar terbebas dari berbagai masalah yang menderanya.

Muslimin dan muslimat tersebut datang dari berbagai wilayah di Kediri sehingga membuat masjid yang terletak di areal alun-alun Jalan Panglima Sudirman itu melebihi kapasitas hingga jemaah meluber ke jalan raya depan masjid.

Salah seorang jemaah, Ahmad Fitriadi, mengaku rutin setiap tahun mengikuti doa bersama tersebut dan senantiasa mengajak serta anggota keluarganya. "Mengharap berkah, semoga tahun depan semuanya menjadi lebih baik," kata Ahmad Fitriadi yang ditemui di sela doa bersama.

KH. Anwar Iskandar, salah satu pemimpin doa menyampaikan, melalui doa bersama itu umat muslim berharap agar Negara Kesatuan Republik Indonesia terbebas dari ancaman disintegrasi yang mulai terasa sebagai dampak ketidakpercayaan kepada para pemimpin.

"Saat ini ada tanda-tanda distrust atau ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemimpin. Kami berharap tidak sampai terjadi pembangkangan sehingga timbul disintegrasi," kata Gus War, sapaan akrab KH. Anwar Iskandar.

Selain itu, Gus War menambahkan, momen Muharram ini diharapkan para pemimpin bersih dari sikap dan perilaku yang mengarah pada keserakahan sehingga berujung pada tindakan korupsi.

"Korupsi dapat merusak sendi-sendi berdirinya suatu bangsa. Selain korupsi, juga harus terentaskan dari kemiskinan serta kebodohan," tandasnya.

Sementara doa bersama yang digelar bersamaan dengan terbenamnya matahari itu baru berakhir setelah shalat isya yang digelar secara berjamaah. Di akhir kegiatan, kilatan cahaya kembang api menjadi tanda masuknya tahun baru Hijriyah dalam penanggalan Islam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.