Korban Tewas di Lampung Selatan Jadi 14 Orang

Kompas.com - 30/10/2012, 15:12 WIB

LAMPUNG SELATAN, KOMPAS.com — Total korban meninggal dalam bentrokan warga dari Kampung Agom, Kecamatan Kalianda, dan Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan, bertambah empat, menjadi 14 orang.

Kepala Polres Lampung Selatan AKBP Tatar Nugroho mengatakan, empat korban merupakan korban meninggal pada saat bentrokan hari Minggu (28/10/2012) lalu, sedangkan 10 korban merupakan korban meninggal pada saat bentrokan hari Senin (29/10/2012) kemarin. "Saat bentrok hari Minggu lalu, ada tiga korban meninggal dan satu kritis di RS Bandar Lampung. Senin kemarin, korban yang kritis tersebut juga meninggal dunia," papar Tatar.

Tatar menambahkan, empat korban merupakan massa dari pihak Kampung Agom, sedangkan 10 korban merupakan massa dari Kampung Balinuraga. Saat ini, beberapa korban jiwa masih diidentifikasi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada bentrok di Desa Balinuraga, Way Panji, Lampung Selatan, Senin (29/10/2012), korban tewas berjumlah enam orang. Jumlah korban tewas ini bertambah sejak bentrok terjadi pada Minggu (28/10/2012), yakni tiga orang. Selain itu, tiga lainnya luka-luka dan 16 rumah terbakar.

Bentrok berawal dari dua gadis dari Desa Agom, yang sedang mengendarai sepeda motor, diganggu pemuda Desa Balinuraga sehingga terjatuh dan mengalami luka-luka. Bentrok terjadi Sabtu (27/10/2012) sekitar pukul 23.00. Massa dari Desa Agom menyerbu Desa Balinuraga dengan membawa senjata tajam. Massa tersebut ada yang membawa parang, pedang, golok, celurit, bahkan senjata senapan angin. Bentrok berlanjut hingga Minggu (28/10/2012) yang menewaskan tiga orang.

Bentrok susulan kembali terjadi Senin (29/10/2012) dan kembali memakan korban jiwa. Dihubungi secara terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar mengungkapkan, saat ini sekitar 1.500 personel masih berjaga di sekitar lokasi. 

Baca Juga:

 

 

 

 

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorGlori K. Wadrianto

    Terkini Lainnya

    Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

    Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

    Internasional
    Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

    Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

    Regional
    Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

    Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

    Internasional
    Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

    Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

    Megapolitan
    Pejabat  yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

    Pejabat yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

    Regional
    Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

    Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

    Nasional
    Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

    Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

    Megapolitan
    Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

    Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

    Internasional
    Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

    Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

    Regional
    Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

    Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

    Megapolitan
    Sejumlah Tips Hadapi Banjir

    Sejumlah Tips Hadapi Banjir

    Megapolitan
    Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

    Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

    Regional
    Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

    Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

    Nasional
    Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

    Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

    Regional
    Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

    Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

    Internasional

    Close Ads X