Kompas.com - 12/10/2012, 14:12 WIB
Penulis Kris R Mada
|
EditorRobert Adhi Ksp

BATAM, KOMPAS.com — Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, mendapatkan misi yang nyaris mustahil diselesaikan. Kementerian Dalam Negeri meminta Batam menuntaskan perekaman data 333.317 penduduk dalam 18 hari mendatang.

Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan, ia sudah dipanggil Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi soal perekaman data untuk e-KTP itu. Batam diminta menuntaskan perekaman data pada 31 Oktober 2012. "Kami berusaha keras menuntaskan target itu," ujarnya, Jumat (12/10/2012) di Batam.

Pemerintah Kota Batam membuka gerai perekaman di sedikitnya tiga pusat perbelanjaan, tiga kawasan industri, dan kantor pemerintahan. Gerai beroperasi sampai pukul 24.00. Selain itu, ada pula paket perekam bergerak yang mendatangi penduduk wajib KTP serta dua set alat di setiap kecamatan. "Langkah ini untuk menyesuaikan pola kerja penduduk Batam yang mayoritas bekerja dari pagi sampai sore," ujarnya.

Dahlan berharap semua upaya itu bisa menuntaskan perekaman sesuai target walaupun misi itu bisa disebut hampir mustahil. Batam membutuhkan 132 hari untuk merekam data 374.113 penduduk. Jumlah itu setara 53 persen dari 707.430 warga wajib KTP di Batam.

Sekarang, Batam harus merekam data 313.317 penduduk dalam waktu 18 hari. Padahal, masih ada libur Idul Adha pada 26 Oktober 2012. "Kami mendorong warga menyempatkan diri merekam data e-KTP. Masa ada waktu ke karaoke, tetapi tidak bisa menyempatkan diri merekam e-KTP," ujar Dahlan. (RAZ)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.