Jokowi ke DKI, FX Rudyatmo Pimpin Solo - Kompas.com

Jokowi ke DKI, FX Rudyatmo Pimpin Solo

Kompas.com - 21/09/2012, 11:27 WIB

SOLO, KOMPAS.com — Posisi Wali Kota Surakarta yang dipegang Joko Widodo akan segera ditinggalkan jika sudah ada penetapan resmi sebagai gubernur DKI Jakarta. Sesuai aturan, posisi Jokowi akan digantikan Wakil Wali Kota FX Hadi Rudyatmo yang akrab disapa Rudy.

"Sesuai aturan memang wakil yang menggantikan wali kota, tetapi saya sampai sekarang juga belum memikirkan hal itu, apalagi mengajukan calon pengganti kepada PDI Perjuangan sebagai partai pemenang dalam pilkada tersebut," kata Rudy yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, di Solo, Jumat (21/9/2012).

Rudy mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, wakil kepala daerah menggantikan kepala daerah sampai habis masa jabatannya apabila kepala daerah meninggal dunia, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya selama enam bulan secara terus-menerus dalam masa jabatannya.

Rudy memastikan, Jokowi bakal ke Jakarta tanpa kendala. Meskipun ketika Jokowi mundur dari Wali Kota Surakarta, harus ada persetujuan dari DPRD dengan kuorum tiga perempat. Menurut Rudy, syarat itu hanya berlaku apabila kemunduran itu bukan untuk menjalankan tugas lain dengan level yang lebih tinggi.

"Kalau itu untuk menjalankan tugas lain dengan level yang lebih tinggi, tidak perlu ada persetujuan Dewan. Kecuali itu mundur untuk momong cucu, misalnya," katanya.

Dikatakan, ketika menjadi gubernur DKI terpilih, Jokowi otomatis akan diberhentikan sebagai Wali Kota Surakarta. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 49/2004, seseorang dilarang untuk merangkap jabatan. "Jadi, kalau Pak Jokowi jadi gubernur, otomatis dia akan diberhentikan dari jabatannya sekarang sebagai wali kota," katanya.

Selain itu, Jokowi menjalankan tugas pada level yang lebih tinggi, yakni dari wali kota menjadi gubernur, maka secara otomatis jabatan yang levelnya lebih rendah pun akan ditinggalkan. "Banyak pejabat lainnya seperti Pak Jokowi, DPRD tidak berwenang mengganjal," katanya.

Dikatakan Rudy, setelah menjadi gubernur terpilih, selanjutnya Jokowi tinggal mengajukan surat pengunduran diri ke DPRD Kota Surakarta untuk diberhentikan. 

***

Berita terkait dapat diikuti dalam liputan khusus: Pilkada DKI


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorGlori K. Wadrianto
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

    Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

    Internasional
    Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

    Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

    Nasional
    Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

    Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

    Regional
    Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

    Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

    Internasional
    Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

    Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

    Nasional
    Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

    Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

    Internasional
    Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

    Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

    Internasional
    Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

    Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

    Nasional
    Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

    Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

    Regional
    Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

    Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

    Regional
    Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

    Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

    Nasional
    Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

    Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

    Regional
    Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

    Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

    Internasional
    Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

    Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

    Internasional
    Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

    Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

    Regional

    Close Ads X