Kompas.com - 15/08/2012, 17:29 WIB
|
EditorFarid Assifa

KENDAL, KOMPAS.com -- Ratusan angkutan umum di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, diuji emisinya oleh petugas dari Dinas Perhubungan Kendal, Rabu (15/8/2012).

Pengujian emisi dilakukan di semua terminal di Kendal, antara lain Terminal Boja, Weleri dan Sukorejo. Dari hasil uji emisi itu, semua angkutan umum yang berbahan bakar bensin masih dalam ambang batas aman.

"Batas aman gas buangnya maxsimal 4,5 persen untuk angkutan berbahan bakar bensin. Sedang untuk bahan bakar solar maksimal 60 persen. Dari hasil uji emisi, semuanya di bawah batas ambang aman tersebut," kata Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Subarso.

Selain uji emisi, Dinas Perhubungan juga memeriksa rem, lampu, dan roda angkutan umum. Tujuannya agar para penumpang aman dan nyaman selama berada di angkutan umum.

"Keselamatan penumpang sangat penting. Jangan sampai hanya karena ban atau rem terjadi kecelakaan," tambahnya.

Ketua Paguyuban Bus Mini Roda Jaya Jurusan Boja-Semarang, Abdul Rojak menyatakan sangat mendukung uji emisi dan pengecekan perlengkapan angkutan umum yang dilakukan Dinas Perhubungan. Kegiatan itu bisa membuat penumpang merasa aman dan nyaman.

"Kalau kondisi angkutan bagus, sopirnya juga aman," akunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia berharap, uji emisi dan pengecekan perlengkapan angkutan terus dilakukan secara rutin, sehingga kecelakaan yang diakibatkan rem blong, ban tipis atau lampu mati, bisa dicegah.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X