Kompas.com - 04/08/2012, 17:46 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com -- Empat jam setelah perampokan di Jalan Metro Tanjung Bunga, tepatnya depan gedung Celebes Confention Center (CCC), Makassar, akhirnya Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar berhasil meringkus lima dari enam pelakunya. Tiga orang diantaranya terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melawan polisi saat diringkus.

Mereka yang diciduk petugas yakni Azis alias Sikki, Amir, Rais alias Haris, Anjang dan Tiar. Para pelaku dibekuk di Jalan Bontoduri X, Kecamatan Rappocini, Makassar. Saat ditangkap, tiga orang ditembak polisi karena melawan dengan menggunakan senjata tajam berupa golok.

Kawanan perampok ini dikenal sadis, sebab tidak segan-segan melukai korbannya dalam menjalankan aksinya. Dari tangan kelima pelaku yang ditangkap, petugas mengamankan empat unit sepeda motor (tiga diantara milik pelaku), empat unit handhpone, dua tas milik para korbannya serta uang tunai senilai Rp 600 ribu.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polrestabes Makassar Komisaris Polisi (Kompol) Anwar yang konfirmasi Kompas.com menjelaskan, hanya beberapa jam saja setelah merampok, pelaku berhasil diringkus. Namun saat ditangkap, ada beberapa pelaku melawan petugas sehingga seorang rekannya terpaksa ditindak tegas.

"Terpaksa kita tembak dia, karena melawan polisi dengan menggunakan senjata tajam. Kasus ini pun masih kita kembangkan terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang kerap beraksi di Makassar," tegas Anwar.

Sebelumnya telah diberitakan Kompas.com, kawanan perampok ini melukai seorang korban, Iswandi (23) warga Kompleks Perumnas, Tidung VII, Setapak III, Kelurahan Mapala, Kecatan Rappocini ditebas golok pada paha kanannya. Ia saat itu sedang melintas di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Mariso, Makassar, tepatnya di depan gedung CCC (Celebes Convention Center), Jumat (3/8/2012) sekitar pukul 23.30 Wita.

Bersama seorang rekannya benama Ratna, korban dihadang kawanan perampok bersenjata tajam yang sebelumnya mengaku polisi. Korban yang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Satria berwarna biru dengan nomor polisi DD 5044 XY langsung ditebas kaki sebelah kanannya oleh kawanan perampok yang berjumlah enam orang itu.

Korban yang bekerja di salah satu toko buku Gramedia di Kota Makassar itu sempat melakukan perlawanan sebelum ditebas dengan menggunakan golok oleh pelaku. Namun luka yang cukup serius akibat tebasan pelaku, membuat korban harus merelakan sepeda motornya yang baru saja dibeli, dibawa pelaku. Hingga kini, korban masih dirawat di RS Stellamaris dan akan menjalani operasi akibat kaki kanannya patah tulang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.