Kompas.com - 11/06/2012, 14:39 WIB
|
EditorKistyarini

MAKASSAR, KOMPAS.com - Aparat kepolisian mengaku mengalami kesulitan mengungkap pelaku perusakan makam Sultan Hasanuddin di Jalan Pallantikan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Polisi beralasan tidak ada saksi mata yang melihat ciri-ciri pelaku.

Hal itu disampaikan  Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Chevy Ahmad Sopari kepada Kompas.com saat ditemui di markas Polrestabes Makassar, Senin (11/6/2012) pagi.

Chevy mengatakan pihaknya sudah membentuk tim gabungan dari Polda Sulsel dan Polres Gowa untuk mengungkap pelaku perusakan makam Sultan Hasanuddin.

"Kami sudah bentuk tim gabungan, tapi pelakunya belum kita berhasil ungkap. Kendalanya, tidak ada saksi mata dan minimnya bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Susah betul kita ungkap kasus perusakan makam Sultan Hasanuddin," kata mantan Kepala Polres Takalar ini.

Makam Sultan Hasanuddin diperkirakan dirusak orang, Kamis (24/5/2012) dinihari. Nisan makam berserakan di tanah, patung ayam yang berada di atas makam hilang, sebagian ukiran nama Sultan Hasanuddin yang menempel di makam juga ikut hilang serta permata imitasi di jari patung Sultan Hasanuddin raib.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.