Kompas.com - 10/04/2012, 15:21 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com- Kaburnya Bupati Lampung Timur (nonaktif) Satono disesalkan sejumlah pihak. Pihak kejaksaan dianggap lamban dan bertele-tele dalam melakukan eksekusi, sehingga memberikan kesempatan Satono menghilang.

"Sikap kehati-hatian, bahkan meremehkan dari kejaksaan telah menyebabkan terpidana kasus korupsi APBD Lampung Timur ini kabur. Alih-alih menghormati hak Satono, kejaksaan melalaikan tugas pengawasannya sehingga membiarkan Satono menghilang," ujar Oki Hajiansyah Wahab, penggiat kajian hukum di Bandar Lampung, Selasa (10/4/2012).

Kemarin, Kejaksaan Negeri Bandar Lampung telah menetapkan Satono, terpidana 15 tahun penjara, sebagai buron. Ini dilakukan setelah dua kali ia mangkir dari panggilan jaksa.

Pihak Kejari Bandar Lampung beralasan penangkapan terpidana harus disertai pemanggilan dua kali terlebih dahulu. Menurut Oki, belum ditangkapnya Satono menunjukkan lemahnya jaksa di dalam mengeksekusi pelaku korupsi seperti yang sudah dikritisi selama ini.

"Ini kan melukai rasa keadilan publik," ungkap mahasiswa program doktor Universitas Dipenogoro ini.

Menurut dia, kasus menghilangnya Satono harus menjadi pelajaran bahwa ketaatan terhadap prosedur juga harus diimbangi dengan pengawasan, agar eksekusi dapat dilaksanakan. "Ironisnya, sebelumnya pihak kejaksaan dalam berbagai komentarnya terkesan terlalu percaya diri bahwa Satono akan dapat dieksekusi, tidak akan bersembunyi. Nyatanya tidak demikian," ungkap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.