Hari Ini Aceh Memilih Pemimpin

Kompas.com - 09/04/2012, 08:19 WIB
|
EditorKistyarini

BANDA ACEH, KOMPAS.com -- Dengan cekatan, Khatijah mengatur satu per satu kayu bakar yang berukuran sebesar pangkal lengan orang dewasa. Di atasnya sebuah drum kaleng sepanjang kurang dari 80 sentimeter dengan diameter 50 sentimeter, penuh jelaga bekas bakaran. Di dalamnya biji kopi pilihan yang siap dibakar.

Kini, membakar biji kopi untuk dijadikan bubuk kopi pilihan dan berkualitas, memang menjadi pekerjaan sehari-hari Khatijah. Usaha penggilingan bubuk kopi yang dikerjakan secara tradisional ini adalah warisan dari sang ayah. Khatijah meneruskan usaha itu. Sang ayah, Cek Mat hanya punya dua anak, yakni Khatijah, dan kakak perempuannya.

"Kakak saya tidak mungkin mengerjakan usaha ini, dia sudah berkeluarga, dan usaha ini saya yang melanjutkannya," jelas perempuan berkulit gelap ini. Saat disambangi, pada Kamis (5/4/2012) lalu, Khatijah tengah menggoreng bubuk kopi dalam jumlah besar.

"Ini sekalian buat stok, karena hari Senin tidak kerja.Kan mau ke TPS (tempat pemungutan suara) untuk memilih," ujar Khatijah, santai.

Sungguh pernyataan yang mengejutkan,, seorang warga yang memang antusias mempersiapkan dirinya menghadapi hari pemilihan.

Pernyataan yang kontras justru didapatkan dari Reza, seorang mahasiswa universitas ternama di Aceh. "Saya pulang kampung libur karena libur akhir pekannya panjang. Tapi tidak untuk memilih," katanya lugas. "Tidak ada figur pemimpin yang cocok menurut saya."

Lain Reza, lain pula Akmal. Mahasiswa seangakatan Reza ini justru bingung menetapkan pilihannya. "Saya lihat dulu nanti, siapa yang cocok dengan harapan saya. Kalau datang ke TPS, pastinya iya," katanya.

Di Aceh, tanggal 9 April 2012 ini memang hari yang istimewa. Di hari ini nasib Aceh ditentukan melalui pemiihan umum kepala daerah. Ketua KIP Aceh Salam Poroh meyakini angka partisipasi pemilih untuk pemilukada kali ini tinggi.

Selain rentang waktu persiapan pemilukada yang panjang yakni 14 bulan, bahkan pemilukada Aceh ini sempat tertunda hingga tiga kali. Salam Poroh juga merujuk pada Pemilu 2009, partisipasi politik di Aceh relatif besar.

Pada pemilu legislatif saat itu tingkat partisipasi mencapai 76 persen, sedangkan pada pemilihan presiden mencapai 74 persen. Kondisi serupa diyakini juga akan terjadi pada Pilkada 2012 ini. Maka hari ini akhirnya warga di Aceh melaksanakan pemilihan kepala daerah.

Halaman:
Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ini Alasan PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang

    Ini Alasan PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang

    Regional
    Kasus Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik, Polisi Tetapkan Ibu Kandung sebagai Tersangka

    Kasus Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik, Polisi Tetapkan Ibu Kandung sebagai Tersangka

    Regional
    Bawaslu Klaim Kasus Covid-19 di Daerah yang Gelar Pilkada Cenderung Turun

    Bawaslu Klaim Kasus Covid-19 di Daerah yang Gelar Pilkada Cenderung Turun

    Regional
    Ridwan Kamil Puji Ketua PBNU yang Berani Umumkan Diri Positif Covid-19

    Ridwan Kamil Puji Ketua PBNU yang Berani Umumkan Diri Positif Covid-19

    Regional
    Langgar Protokol Kesehatan, Operasional Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang Dihentikan

    Langgar Protokol Kesehatan, Operasional Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang Dihentikan

    Regional
    Rizieq Shihab Akan Dipanggil Polisi Terkait 2 Kasus Berbeda di Bogor

    Rizieq Shihab Akan Dipanggil Polisi Terkait 2 Kasus Berbeda di Bogor

    Regional
    Ridwan Kamil Sebut Tokoh Publik Wajib Umumkan Hasil Tes Covid-19

    Ridwan Kamil Sebut Tokoh Publik Wajib Umumkan Hasil Tes Covid-19

    Regional
    KPU Solo Temukan 8.237 Lembar Surat Suara Rusak

    KPU Solo Temukan 8.237 Lembar Surat Suara Rusak

    Regional
    10 Orang Diperiksa Polisi soal RS Ummi, Termasuk Menantu Rizieq Shihab

    10 Orang Diperiksa Polisi soal RS Ummi, Termasuk Menantu Rizieq Shihab

    Regional
    Kronologi Balita Tewas Setelah Terjebak Dalam Rumah yang Terbakar

    Kronologi Balita Tewas Setelah Terjebak Dalam Rumah yang Terbakar

    Regional
    Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY, Sri Sultan: Pusat Diperpanjang, Mosok Aku Nyabut

    Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY, Sri Sultan: Pusat Diperpanjang, Mosok Aku Nyabut

    Regional
    Tulis Cerpen di Penjara, Jerinx Singgung Soal Kaliyuga hingga Kebebasan Berpendapat

    Tulis Cerpen di Penjara, Jerinx Singgung Soal Kaliyuga hingga Kebebasan Berpendapat

    Regional
    Pemprov DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19 untuk Ketujuh Kalinya

    Pemprov DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19 untuk Ketujuh Kalinya

    Regional
    KPU Targetkan 79 Persen Pemilih Gunakan Suaranya di Pilkada Kalsel

    KPU Targetkan 79 Persen Pemilih Gunakan Suaranya di Pilkada Kalsel

    Regional
    Guru, Satpam hingga OB Sekolah Bisa Dapat Rumah Subsidi, Ini Syaratnya

    Guru, Satpam hingga OB Sekolah Bisa Dapat Rumah Subsidi, Ini Syaratnya

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X