Nyepi, Bali bagai Kota Mati

Kompas.com - 23/03/2012, 08:41 WIB

DENPASAR.KOMPAS.com — Sejak pukul 06.00 Wita tadi, tak terlihat aktivitas warga ke kantor, pasar, sekolah, atau tempat-tempat keramaian lainnya. Di jalanan pun tak terdengar suara bising dan bau asap knalpot kendaraan umum ataupun pribadi.

Ya, Pulau Bali yang biasanya bergeliat sebelum matahari terbit, pagi ini bagai kota mati tak berpenghuni. Tak tampak canda tawa anak-anak di sekolah, tak ada suara ibu-ibu tawar-menawar di pasar, teriakan calo mencari penumpang bus di Terminal Ubung hari ini pun tak terdengar. Bali sedang beristirahat sejenak, mengusir penat dari aktivitas dan kesibukan duniawi.

Umat Hindu sedang khusyuk menjalankan Catur Brata Penyepian, yakni tidak menyalakan api (Amati Geni), tidak bekerja (Amati Karya), tidak bepergian (Amati Lelungan), dan tidak bersenang-senang (Amati Lelanguan). Sebagian umat Hindu mengisi waktu Nyepi ini dengan bersembahyang di rumah. "Kalau Nyepi sembahyang, trus puasa, duduk berdoa meminta keselamatan," ujar Wayan Suparta, warga Denpasar yang ditemui Kompas.com di Desa Sanglah, Jumat pagi tadi.

Keheningan Bali akan berlangsung hingga besok Sabtu pukul 06.00 Wita. Seusai Nyepi, seluruh sendi kehidupan bangun kembali dari tidurnya dan bergulir bagai roda yang berputar.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorErlangga Djumena
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Syukur Warga Samosir yang Anak-anaknya Masih Belajar Pakai Lampu Teplok

    Syukur Warga Samosir yang Anak-anaknya Masih Belajar Pakai Lampu Teplok

    Regional
    Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

    Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

    Regional
    Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

    Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

    Regional
    Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

    Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

    Regional
    Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

    Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

    Regional
    Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

    Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

    Regional
    [POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

    [POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

    Regional
    Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

    Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

    Regional
    Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

    Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

    Regional
    Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

    Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

    Regional
    Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga 'Dipenjara' Dalam Rumah

    Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga "Dipenjara" Dalam Rumah

    Regional
    Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

    Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

    Regional
    6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

    6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

    Regional
    Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

    Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

    Regional
    Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

    Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

    Regional
    Close Ads X